Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Urfa Masood (kiri - Www.theage.com.au)
Dream - Urfa Masood. Dialah Muslimah pertama yang ditunjuk sebagai hakim (magistrate) di Negara Bagian Victoria, Australia. Penunjukan Urfa sebagai hakim di Magistrates' Court of Victoria diumumkan pada Selasa, 26 April 2016.
“ Saya sampaikan selamat kepada Urfa Masood atas jabatan barunya,” kata Jaksa Agung Victoria, Martin Pakula, dikutip Dream dari laman ABC Radio Australia, Selasa 26 April 2016.
Urfa memulai karier di bidang hukum sejak tahun 2003, di lembaga bantuan hukum Aborigin di Victoria. Sejak itu, Urfa menangani berbagai kasus yang diajukan ke Pengadilan Magistrate dan Pengadilan County.
Pada November 2004, Urfa diterima sebagai anggota Victorian Bar dan menjadi praktisi hukum bidang kriminal. “ Dia juga berpraktik di bidang hukum anak-anak dan keluarga.”
Sejak itu Urfa banyak berkiprah di peradilan anak, peradilan keluarga, serta peradilan federal. Dan sejak Juni 2012, dia dipercaya menjadi dosen pada College of Law, dengan mata kuliah di bidang advokasi.
Urfa meraih gelar sarjana hukum serta sarjana ekonomi dari Australian National University Canberra. Perempuan keturunan Sri Lanka ini menamatkan pascasarjana di bidang Legal Practice.
“ Urfa Masood memiliki banyak pengalaman di bidang hukum kriminal, perlindungan anak, dan hukum keluarga, serta bekerja pada lembaga bantuan hukum Aborigin, yang berperan dalam posisinya sebagai magistrate,” kata Pakula.
Annette Vickery, pegiat lembaga bantuan hukum Aborigin Victoria menyambut baik penunjukan Urfa. Menurut dia, sangat penting memiliki hakim yang mengerti persoalan di kalangan warga Aborigin.
“ Lembaga bantuan hukum aborigin selama ini telah menjadi ajang pengkaderan praktisi hukum berbakat,” tambah Vickery.
Di Victoria, yurisdiksi peradilan magistrate mencakup intervention order untuk kasus KDRT dan kasus perselisihan rumah tangga, kasus kejahatan kecil dan pelanggaran lalu-lintas, serta urusan sipil seperti utang-piutang, ganti rugi, perselisihan finansial, dan perselisihan kerja.
Seorang magistrate atau hakim pada Peradilan Magistrate dan Peradilan Anak di Victoria bertugas mendengar dan memutuskan kasus yang diperkarakan.
Seorang magistrate memutuskan nasib kasus ini, apakah akan dialihkan ke peradilan lainnya atau ditunda, apakah terdakwa bersalah atau tidak, dan berapa jumlah denda yang akan dikenakan jika terdakwa dikenai hukuman denda.
Dalam tata beracara di pengadilan magistrate, seorang magistrate harus dipanggil “ Yang Mulia”.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya