Dream - Seorang remaja putri asal Sumatera Barat bernama Alya Sarah Lawindo, mendadak jadi sorotan usai dirinya memilih berprofesi sebagai seorang guru ngaji di Washington, DC, Amerika Serikat. Di mana, gadis berusia 19 tahun itu diketahui mengajar ngaji untuk anak-anak tingkat SD di negara tersebut.
Gadis berdarah Minang ini rupanya lahir dan dibesarkan oleh kedua orang tuanya di Washington. Menjadi seorang guru ngaji rupanya menjadi keinginan Alya sendiri ketika sudah remaja. Menurutnya, niat baik tersebut mulai muncul setelah dirinya melihat sang ibunda yang telah menjadi guru ngaji selama bertahun-tahun.
Alya lantas memutuskan untuk berprofesi seperti sang ibu di IMAAM Madrasah Sunday School, melalui komunitas muslim Indonesia di Amerika Serikat. Selain mengajar sukarela, mahasiswi S1 Hubungan Internasional di American University ini juga disorot karena ikut melestarikan seni budaya Minang di Amerika Serikat. Aksi mulianya ini pun berhasil menuai pujian dari banyak kalangan. Penasaran seperti apa sosok Alya Sarah Lawindo? Simak potretnya berikut ini!
Sanggar itu didirikan pada 2007 oleh kedua orangtuanya yang berasal dari Sumatera Barat. (foto: Facebook/Rumah Gadang USA)
Hak Cipta foto: Facebook/Info BatusangkaAdvertisement
Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia


12 Tanda Anda Perlu Segera Periksa ke Dokter Kulit, Jangan Tunggu Parah

Otak Manusia Ternyata Dirancang untuk Terhubung dengan Orang Lain, Ini Penjelasannya

Mengapa Banyak Orang Suka Menonton Konten Misteri? Ternyata Bisa Membantu Mengelola Rasa Cemas

Teh Hijau vs Teh Chamomile, Mana yang Lebih Baik untuk Menjaga Tekanan Darah?

Puasa 8 Jam Sehari Berpotensi Membantu Mengontrol Gula Darah pada Diabetes Tipe 1


Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi