Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream – Kehidupan para anak konglomerat Indonesia kerap menjadi sorotan publik. Sebut saja seperti Putri Tanjung, Ardi Bakrie, Fitria Yusuf dan lainnya. Terlahir dari orang tua yang kaya raya, tentu kehidupan para anak konglomerat ini tak jauh dari kemewahan.
Kemewahan tersebut juga tampak pada hunian yang mereka tempati. Tak tanggung-tanggung, para anak konglomerat ini memiliki hunian yang super mewah. Penasaran semewah apa sih hunian para anak konglmerat Indonesia? Daripada penasaran simak beberapa potretnya berikut ini!
Hermanto Tanoko adalah anak pendiri cat Avian, Soetikno Tanoko. Dengan kekayaan tersebut, keluarga Tanoko diketahui memiliki sebuah Gedung Aparatement yang sangat mewah. Gedung ini memiliki 33 lantai. Konon, apartemen tersebut bernilai mencapai Rp 1 Triliun. (Foto : Youtube/Trans7 Official)
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran




Pola Asuh Masa Kecil Bisa Berkaitan dengan Narsisme Saat Dewasa, Ini Penjelasan Psikolog

Bukan Cuma Bikin Gerah, Cuaca Panas Ekstrem Juga Bisa Mengganggu Otak dan Kesehatan Mental

Lirik Catchy dan Koreografi Energik! Iklan no na x Shopee Ditonton 21 Juta Kali di Sosial Media

Yoga atau Pilates, Mana Lebih Efektif Menguatkan Otot Perut? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Bekerja Hanya 1 Jam Seminggu Sudah Dihitung sebagai Pekerja? Begini Cara BPS Menghitungnya