Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Dream - Cahaya merah dan oranye yang misterius memancar di atas langit Samudera Pasifik. Fenomena itu membuat terkejut pilot pesawat Boeing 747-8, JPC van Heijst, yang terbang dari Hongkong menuju Anchorage, Alaska, Amerika Serikat.
Pilot asal Belanda itu melihat cahaya aneh itu saat di tengah penerbangan, atau di sekitar langit Kamachatka, sebelah selatan Semenanjung Rusia. Van Heijst mengabadikan fenomena aneh itu dengan kamera dari dalam kokpit.
Cahaya itu memancar sekitar 20 menit setelah terlihat semburan cahaya secara vertikal. Diduga, cahaya itu berasal dari letusan gunung berapi di bawah laut. Namun, belum ada penjelasan ilmiah soal fenomena ini. (Ism, Sumber: Mirror)
Cahaya merah yang aneh di langit Samudera Pasifik berhasil diabadikan oleh pilot Belanda, JPC Van Heijst.
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha