Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream – Area pemakaman kerap dianggap menakutkan sehingga membuat orang-orang jarang melewatinya. Namun, berbeda dengan seorang wanita yang justru memilih berjualan di tengah area pemakaman.
Ia sama sekali tak merasa takut. Bahkan, wanita tersebut mengungkapkan jika warung kelotongnya itu ditutup saat pukul 12 malam. Tentu saja, hal tersebut membuat warganet memberikan ungkapan kagum atas keberaniannya mencari rezeki di lokasi yang tak biasa.
Seperti apa penampakan warung kelontong di tengah area pemakaman tersebut? Berikut ulasannya.
Si pemilik juga menyebutkan jika ia kerap berjualan hingga malam hari. Bahkan terkadang hingga pukul 12 malam. (Youtube/ wekajournal)
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Harga Rumah Makin Tak Terjangkau, Mengapa Terus Melonjak Dibanding Pendapatan?

Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan

Harga Ponsel dan Barang Kebutuhan Hampir Sama di Seluruh Negeri, Mengapa UMR Bisa Jauh Berbeda?

Berat Badan Naik Padahal Merasa Makan Sedikit? Ini 9 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Dampingi Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Perlu Perhatikan Nutrisi hingga Stimulasi Sejak Dini

Diikuti 1.128 Pelajar, Kompetisi Renang di GBK Berhasil Pecahkan Rekor MURI
