Herman Sikumbang (Foto: Kapanlagi.com/Agus Apriyanto)
Dream - Kesedihan belum menghilang dari keluarga korban tsunami Banten akhir pekan lalu. Juliana Moechtar, istri dari gitaris Seventeen, Herman Sikumbang, merasakan betul kehilangan orang terkasih secara mendadak.
Butuh dua hari bagi Juliana untuk benar-benar tegar menghadapi musibah yang dialaminya. Juliana mulai meniti jalan baru untuk membesarkan buah cintanya bersama sang suami, Hisyam dan Hafuza.
Kisah hidup itu diceritakan Juliana dalam sebuah unggahan instastories di akun instagramnya.
Dalam unggahan terbaru, Juliana mengabadikan momen saat putranya mengunjungi pusara sang ayah usai menjalankan ibadah sholat subuh. Kebiasaan ini mulai dilakukan sejak dua hari terakhir.
Pada kunjungan terakhir, Juliana mengaku melihat hal yang tak biasa di wajah putranya. Hafuza terlihat seperti berusaha tegar dengan menahan tangis saat berziarah ke pusara sang ayah.
" Dia datang dia duduk berdoa dengan tegar, tp pas mendekat terasa dia menahan tangis nya ... Anak kuat mama @hafuzadhamiri â�¤ï¸ï¿½ ,, Dan hari ini saya baru sanggup untuk memvidiokan ini ... #alfatiha," cerita Juliana melengkapi video yang diunggah.
Unggahan Juliana ini membuat netizen tak bisa menahan hari. Tak sedikit netizen ikut larut dalam kesedihan, terlebih saat melihat wajah anak Herman yang sedih saat mengunjungi makam ayahnya.
" iba2 nangis gak tahan liat video ini, semenjak berita tsunami selat sunda, padahal gak kenal sama mereka. Tp ya Allah tiap liat dan nonton beritanya selalu nangis. Yg kuat mba uli, insyaallah yg meninggal di tempatkan di SurgaNya.. aamiin. Alfatihah," komentar pemilik akum @nurul_azzahra92.
" Ya allah..aku nangis..yang sabar anak ganteng..doakan terus papa ya nak..hanya doa anak sholeh yang membantunya," Kata lusisamiaji.
Dream - Kisah perjuangan melawan ganasnya tsunami Banten akhir pekan lalu mulai bermunculan. Salah satunya hadir dari kisah Dedy Saputra, salah satu kru band Seventeen yang selamat dari terjangan gelombang ganas dari Selat Sunda itu.
Dedi Hadi Saputra adalah saksi mata yang melihat dengan jelas detik-detik gelombang laut di pesisir Tanjung Lesung, Banten menghantam panggung kala band Seventeen beraksi.
Saat kejadian, Dedi yang bertugas sebagai kru sound system berada di sisi panggung saat sang vokalis, Riefian Ifan Fajarsyah, dan ketiga personil lainnya menampilkan aksi terbaik sekaligus terakhirnya.
Dia menceritakan gelombang tsunami menerjang saat Ifan baru menyanyikan lagu kedua.
" Saat mulai main, stand by, satu lagu, dua lagu, (terdengar) air menggemuruh," ujar Dedi, Selasa, 25 Desember 2018.
Diakui Dedi, sebelum gelombang tsunami datang dia menyadari air laut mulai naik. Dilanda kepanikan, Dedi langsung langsung tanpa memberitahu orang-orang disekitarnya.
" Saya lari, langsung ada air. Ombak langsung menimpa panggung sekaligus. Sekitar lima meter (tinggi air) di atas panggung," ujarnya.
Dedi bisa selamat dari ganasnya gelombang tsunami, itu karena dia menaiki mobil pick up yang berada tepat disampingnya, sebelum air laut menyeretnya.
" Saya di (mobil) pick up, kena ombak, saya selamat," kata dia.
(Sah, Laporan : Fachrur Rozie/ Liputan6.com)
Dream - Ifan Seventeen tengah dirudung kesedihan. Ditinggal tiga rekan bandnya, pria bernama asli Riefian Fajarsyah ini harus kehilangan sang istri, Dylan Saharayang terseret ombak tsunami Banten pada Sabtu, 22 Desember 2018 lalu.
Satu hari usai pemakaman, Ifan baru menyadari jika ada pesan tak biasa yang disampaikan istrinya sebelum musibah tsunami Banten terjadi. Firasat itu baru diketahui dari kalimat dalam pesan singkat (SMS) kiriman mendiang.
Menurut Ifan, komunikasi yang dilakukannya dengan Dylan biasanya dilakukan melalui aplikasi pesan untuk bertukar kabar atau hanya sekadar obrolan singkat sepasang suami-istri. Namun di hari jelang kejadian, ada pesan SMS tak biasa yang disampaikan Dylan.
" Biasanya kita ngobrol lewat whatsapp kalau gak bisa ngomong langsung. Misalnya, 'makan yuk' atau 'pulang yuk' atau 'kita mau kemana?' gitu ya. Lebih bersifat conversation," kata Ifan seperti dikutip Dream dari percakapannya sebagai bintang tamu dalam tayangan Live TV ONE.
Namun di hari nahas itu, Ifan merasakan ada perbedaan dalam sikap Dylan. Salah satunya adalah sang istri sempat mengirim pesan singkat berisi kerinduannya kepada Ifan.
Pesan itu dirasakan janggal oleh Ifan karena mereka berdua sebenarnya sedang berada di satu lokasi yang sama.
" Nah, hari itu dia gak ada whatsapp apa-apa. Cuma whatsapp 'i miss you' gitu aja. Aku juga gak tahu apa yang terjadi kok deket tapi bilangnya 'i miss you?'" ujarnya.
Baru beberapa hari usai musibah yang dialaminya, Ifan baru enyadari jika kalimat itu merupakan ucapan terakhir yang dilontarakan Dylan untuk Ifan.
" Tapi aku gak begitu ini, gak begitu apa (aneh). Maksudnya ya udahlah. Apa sih, aneh aja gitu," kata Ifan.(Sah)
Tutorial Bushy Brows Natural, Cocok untuk Makeup Glass Skin
Puasa Ramadhan 2023: Dalil, Keutamaan, hingga Ketentuan-Ketentuannya
Kombinasi Makanan yang Bisa Turunkan Berat Badan Lebih Mudah
Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu yang Penting untuk Diamalkan
Selamat, Ini Daftar 50 Finalis DIW 2023
Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu yang Penting untuk Diamalkan
Puasa Ramadhan 2023: Dalil, Keutamaan, hingga Ketentuan-Ketentuannya
Mudik Pakai Wuling? Catat Ini Titik Posko Siaga Mudik Lebaran 2023
Tren Keluarga Pejabat Pamer Harta Belum Surut, Kali Ini Pegawai Dishub DKI Ikut 'Dikuliti' Warganet
Viral! Foto-Foto `Aib` Dokter Richard Lee Sebelum Kenal Perawatan, Beda Banget, Bak Bumi Langit!