Dream - Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, memiliki program pengelolaan air limbah dan air bersih. Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI telah membangun infrastruktur untuk mengolah air limbah menjadi air bersih.
" Kita sudah selesai membuat infrastruktur pengolahan air limbahnya. Kita ingin pengolahan air limbah untuk air bersih," kata Ahok di Jakarta, Kamis 23 Maret 2017.
Ahok mengatakan, DKI Jakarta memiliki 13 waduk yang digunakan untuk mengolah air limbah. Sayangnya, pengelolaan itu berjalan di bawah 5 persen sehingga perlu perbaikan infrastruktur.
" Karena untuk mengelola air limbah harus banyak waduk kayak di Setiabudi salah satunya, Waduk Pluit. Kita lagi kerjain waduk," ucap dia.
Nantinya, kata dia, setiap rumah yang ada di Jakarta harus memasang pipa air limbah. Ini untuk mengurangi tingkat pencemaran air.
" Semua ada tahapannya, yang pasti orang Jakarta pasti dapat air bersih, harus pasang pipa air limbah. Kalau enggak sanggup bayar, kami subsidi," ujar dia.
Terkait dengan harga air bersih, Ahok menjanjikan tidak menaikan harga bagi warga tidak mampu. Sementara, apabila penggunaan air lebih dari 10 meter kubik, maka tidak akan mendapatkan subsidi.
" Kita tarifnya mengadministrasikan keadilan sosial, orang miskin enggak dinaikkan. Tetap 1.050 per meter kubik. Kalau pakai lebih 10 kubik, kamu bukan orang enggak mampu," kata dia.
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan