Dapat Persetujuan AS, 36 Jet Tempur F-15 Bakal Dikirim ke Indonesia

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 11 Februari 2022 13:00
Dapat Persetujuan AS, 36 Jet Tempur F-15 Bakal Dikirim ke Indonesia
Persetujuan ini muncul sesaat setelah Indonesia mendatangani kontrak pembelian 6 dari 42 unit Dassault Rafale dari Prancis.

Dream - Upaya penguatan pertahanan udara Indonesia terus menguat. Indonesia resmi memesan 6 dari 42 total unit jet tempur Dassault Rafale dari Prancis pada Kamis, 10 Februari 2022.

Tidak berselang lama, Amerika Serikat menyatakan persetujuan penjualan jet tempur F-15 untuk Indonesia. Bakal ada 36 unit F-15 canggih lengkap dengan amunisi dan sistem komunikasi yang memperkuat pertahanan Indonesia dengan nilai penjualan mencapai US$13,9 miliar, setara Rp199,6 triliun.

" Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung tujuan kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan mitra regional penting yang merupakan kekuatan untuk stabilitas politik, dan kemajuan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik," demikian pernyataan Departemen Luar Negeri.

Persetujuan ini diberikan setelah pertengahan Desember tahun lalu, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken datang ke Jakarta dan terlibat sejumlah pembicaraan dengan pejabat Indonesia. Blinken memuji hubungan dekat AS-Indonesia.

 

1 dari 4 halaman

" Sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Indonesia dalam mengembangkan dan mempertahankan kemampuan bela diri yang kuat dan efektif," katanya.

Hanya beberapa jam sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kunjungan Menhan Prancis, Florence Parly. Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal terkait kerjasama di bidang pertahanan.

Lewat pertemuan itu pula, Indonesia resmi memesan 42 unit Dassault Rafale, jet tempur canggih buatan Prancis. Pemesanan dilakukan dengan penandangan perjanjian pembelian 6 unit Rafale untuk tahap pertama, yang akan disusul dengan 36 unit lainnya, dikutip dari Aljazeera.

2 dari 4 halaman

Prabowo Borong 42 Jet Tempur Dassault Rafale dari Prancis, Kontrak 6 Pesawat Beres

Dream - Indonesia bakal memborong 42 jet tempur Dassault Rafale buatan Prancis. Untuk tahap pertama, Indonesia telah menandatangani pembelian enam pesawat generasi 4.5 tersebut.

" Kita mulai hari ini dengan tanda tangan kontrak pertama untuk enam pesawat," kata Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dikutip dari merdeka.com, Kamis 10 Februari 2022.

Prabowo yang baru saja menerima kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis, Florence Parly, di kantornya itu menambahkan dalam waktu dekat akan ditandatangani pembelian 36 pesawat.

3 dari 4 halaman

Setelah pertemuan itu, Prabowo dan Florence Parly juga menyaksikan penandatanganan kerja sama bidang riset dan pengembangan kapal selam antara PT PAL dengan Naval Grup.

" Tentunya akan mengarah pada pembelian dua kapal selam kelas Scorpene dengan AIP beserta persenjataan dan suku cadang yang dibutuhkan termasuk latihan," kata Prabowo.

Indonesia dan Prancis juga menandatangani kerja sama lain. Antara lain kerja sama antara PT DI dan Dessault untuk pemeliharaan dan perbaikan pesawat-pesawat Prancis di Indonesia. Ada pula kerja sama pembuatan amunisi kaliber besar antara PT Pindad dan Nexter Munition.

" Kerja sama PT Pindad untuk 'manufacturing' amunisi guna keperluan persenjataan darat dan amunisi kaliber besar," tutur Prabowo.

4 dari 4 halaman

Florence Parly menyambut baik penandatanganan berbagai kerja sama serta kontrak pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Indonesia.

" Saya yakin perusahaan Indonesia dapat menjalin kemitraan untuk mendukung program modernisasi alutsista TNI yang lain demi mengembangkan industri strategis nasional Indonesia," kata Parly.

Menurut dia, pengadaan pesawat Rafale ini menunjukkan kepercayaan Indonesia terhadap Prancis. Penandatanganan kontrak ini merupakan tahap penting dalam proses pengadaan alutsista Indonesia.

" Kontrak akan diaktifkan sesegera mungkin untuk meluncurkan proses produksi agar Indonesia dapat memanfaatkan Pesawat Rafale dalam waktu dekat," ujar Parly.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More