Sebuah Pusat Perbelanjaan Di X'ian, Tiongkok Menjual Udara Segar. (Foto: Shanghaiist)
Dream – Pada dasarnya, manusia tak perlu mengeluarkan uang untuk menghirup udara segar. Alam menyediakannya secara gratis.
Tapi, hal ini tidak berlaku di Xi’an, Tiongkok. Jika ingin menghirup udara segar di sana, mereka harus merogoh kocek sebesar 1 yuan atau Rp2 ribu.
Dilansir dari Shanghaiist, Sabtu 24 September 2016, sebuah pusat perbelanjaan di Xi’an menjual udara segar yang dikemas di dalam kantong plastik. Per kantongnya dibanderol seharga Rp2 ribu.
Ada alasan udara segar menjadi barang “ mahal” bagi masyarakat Xi’an. Kualitas udara di Xi’an tergolong kategori buruk. Kandungan partikel debu di Xi’an sebesar 65 mikrogram per meter kubik udara, jauh di atas standar WHO yang sebesar 25 mikrogram per meter kubik. Xi’an memang termasuk ke dalam daftar kota di Tiongkok yang tingkat polusinya parah.
Sebuah studi menunjukkan orang yang menghirup kabut asap di Tiongkok memiliki umur 25 bulan lebih pendek daripada yang tidak menghirup kabut asap.
Sebuah studi lain menunjukkan bahwa lebih dari 4 juta orang Tiongkok mengidap penyakit kanker dan 3 juta di antaranya meninggal akibat kanker pada tahun 2015. Sejak tahun 2010, penyakit kanker mematikan di Negara Tirai Bambu adalah kanker paru-paru.
Oleh karena itulah, lewat promo “ udara bersih”, pusat perbelanjaan di Xi’an mengajak masyarakat untuk sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan agar udara segar tetap tersedia.(Sah)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan