Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Dream - Jika saja putrinya tidak cepat bertindak, seorang wanita mungkin sudah tewas dilempar suami dari lantai sembilan.
Kisah heroik sekaligus memprihatinkan ini berawal ketika seorang pengemudi taksi dari Singapura bertengkar dengan istrinya yang berusia 29 tahun.
Pria berusia 48 tahun itu bertengkar gara-gara istrinya yang berasal dari Vietnam diam-diam mengirim uang ke kampung halaman.
Rupanya, sang suami tidak setuju dengan tindakan istrinya itu. Dia ingin uang hasil jerih payah mengemudi taksi ditabung.
Tapi rupanya pertengkaran mereka semakin memanas. Pada kejadian bulan Mei 2019 itu, pria tersebut berteriak akan membunuh istrinya.
Setelah berteriak demikian, pria Singapura itu mengangkat istrinya sebelum berusaha melemparnya melalui jendela dapur lantai sembilan apartemen.
Istrinya sempat berpegangan pada pintu mesin cuci. Namun bagian pinggang ke bawah sudah ada di luar jendela.
" Tubuh bagian bawah korban, dari pinggang hingga kakinya, menjuntai ke luar jendela ketika pelaku mengangkat betis korban," kata Joshua Lim, Wakil Jaksa Penuntut Umum.
Untungnya, anak perempuan pasangan tersebut yang berusia lima tahun itu dengan cepat merespons. Dia berusaha menyelamatkan ibunya dengan satu-satunya cara yang dia bisa.
Gadis cilik itu terus berteriak-teriak di sepanjang koridor apartemen 'Bantu ibuku, bantu ibuku!'.
Tidak itu saja. Dia juga berkeliling mengetuk pintu tetangganya sambil berteriak minta tolong.
Usahanya untuk menarik perhatian tetangga ternyata membuahkan hasil. Mendengar teriakan putrinya, pria itu melepaskan istrinya.
Tiga tetangganya dengan cepat bergegas ke unit mereka untuk memberikan bantuan. Salah satu dari mereka memanggil polisi.
Dengan panik tetangganya berkata, " Seorang suami sedang mencoba untuk melempar istrinya. Ada banyak keributan di sini."
Namun rupanya kemarahan pria Singapura itu tak terbendung. Dia berusaha akan mengangkat tubuh istrinya lagi. Melihat itu, putri mereka bergegas untuk mencari bantuan dari para tetangga.
Untungnya wanita itu dapat melepaskan diri dari cengkeraman suaminya. Pihak berwenang yang datang tepat waktu langsung menahan pria itu.
Saat ini pria Singapura itu sedang menunggu proses pengadilan yang diperkirakan akan berlangsung pada 9 Januari 2020.
Syukurlah gadis cilik itu ada saat kejadian dengan segera mencari bantuan! Tidak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika dia tidak bertindak cepat.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya