(Sumber: Polda Metro Jaya)
Dream - Penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang Kabupaten melakukan pengejaran lelaki berinisial AG yang diduga pelaku mutilasi wanita hamil di Cikupa, Tangerang.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Khrisna Murti mengatakan, penyidik sudah mendapatan keterangan kunci dari salah satu saksi yang menyebut AG, suami korban yang melakuan pembunuhan tersebut.
" Kami sudah dapat keterangan dari salah satu saksi kunci, anggota masih di lapangan, terduga pelaku atas nama AG, itu berdasarkan keterangan saksi kunci. Sekarang sedang kami kejar," katanya, Sabtu 16 April 2016.
Sementara, apakah AG sebagai suami korban apa bukan penyidik masih terus melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi kunci tersebut, pelaku memintanya untuk membuang potongan tubuh dan barang bukti bersama pelaku.
" Ini artinya ada keterangan yang signifikan terkait peristiwa terbunuhnya korban. Nanti setelah diungkap, baru kita ketahui perannya dengan korban," ujar Krishna.
Informasi tentang identitas korban akan diketahui dari keterangan saksi maupun identifikasi terhadap jati diri maupun ciri ciri korban.
Terkait hasil autopsi, korban dibunuh dengan dengan cara dipukul di bagian kepala. Setelah itu, tubuhnya dipotong potong, bayinya mati, kaki kanan kiri terpotong, tangan kanan kiri terpotong. " Jadi ada kekerasan sebelum dia meninggal dunia" .
Advertisement
Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri
