Warganet Menganggap Foto Ini Bernada Rasis. (Foto: Akun Twitter The Weekend)
Dream – Sebuah ritel fesyen, H&M, menjadi sorotan warganet setelah mengiklankan hoodie hijau di media sosial. Gara-gara sebuah foto, warganet menganggap ritel asal Swedia ini sangat rasis.
Dikutip dari CBS New York, Kamis 11 Januari 2018, brand ambassador H&M, The Weekend, mengunggah foto seorang anak berkulit hitam yang mengenakan hoodie hijau H&M, yang bertulis “ Coolest Monkey in The Jungle” yang berarti monyet paling keren di hutan.
“ Bangun pagi, kaget dan malu melihat foto ini. Saya merasa sangat terganggu dan tidak akan bekerja dengan @hm lagi,” cuit The Weekend dalam akun Twitternya.
Foto ini menarik perhatian banyak orang dan “ berkicau” mengecam cara pemasaran produk H&M. Bahkan, seorang kolumnis New York Times, Charles Blow, heran dengan tulisan hoody H&M. “ Apa kalian sudah gila?”
Tanggapan H&M
Ritel ini mengatakan pakaian ini sudah tidak dijual. Iklan pakaian itu sudah dibuang dari semua saluran penjualan online.
“ Kamu sungguh meminta maaf atas gambar ini. Kami percaya dengan keberagaman dan keterbukaan dalam segala hal dan akan menjadi kajian bagi internal perusahaan,” kata H&M.
woke up this morning shocked and embarrassed by this photo. i’m deeply offended and will not be working with @hm anymore... pic.twitter.com/P3023iYzAb
— The Weeknd (@theweeknd)January 8, 2018
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya