Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Setiap kali datang sepuluh hari terakhir Ramadan, Rasulullah semakin giat beribadah. Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan masjid dan khusyuk beriktikaf di dalamnya.
Ada kisah menarik ketika Rasulullah menjalankan iktikaf. Kisah itu berkaitan dengan para istri Rasulullah.
Suatu hari usai sholat Subuh di hari-hari akhir Ramadan, Rasulullah akan kembali ke Masjid Nabawi. Di sana, Sang Nabi akan menjalankan iktikaf.
Ketika Rasulullah hendak menuju Masjid Nabawi, tiba-tiba salah satu istrinya, 'Aisyah RA mencegatnya. Ada yang ingin dibicarakan 'Aisyah dengan Rasulullah.
Rupanya, 'Aisyah juga ingin beriktikaf di Masjid Nabawi. Dia pun menyampaikan keinginan itu dan berharap Rasulullah mengizinkan.
Rasulullah pun membolehkan 'Aisyah beriktikaf di Masjid Nabawi. 'Aisyah begitu gembira mendapat izin dari Rasulullah.
Dia lalu membangun tenda di halaman Masjid Nabawi. Di tenda itulah 'Aisyah melaksanakan iktikaf.
Ternyata, apa yang dilakukan 'Aisyah diketahui istri Rasulullah yang lain, Hafshah. Istri Rasulullah yang juga putri dari sahabat Umar bin Khattab juga tertarik menjalankan iktikaf.
Dia pun mendirikan tenda persis di samping tenda milik 'Aisyah. Bedanya, Hafshah tidak lebih dulu meminta izin kepada Rasulullah yang merupakan suaminya.
Langkah Hafshah mendirikan tenda juga diikuti oleh dua istri Rasulullah lainnya. Mereka pun membangun tenda untuk iktikaf di halaman Masjid Nabawi tanpa seizin Rasulullah.
Setelah menjalankan sholat Subuh keesokan harinya, Rasulullah kaget mendapati empat tenda berdiri di halaman Masjid Nabawi. Rasulullah kemudian mencari tahu milik siapa saja tenda-tenda itu.
Setelah tahu pemiliknya, Rasulullah meminta tenda-tenda itu dipindahkan. Rasul juga menghentikan iktikafnya dan baru melanjutkannya lagi pada sepuluh hari di bulan Syawal.
Sumber: NU Online
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan