Ilustrasi
Dream - Potret anak negeri ini kian hari kian memprihatinkan. Kesenjangan ekonomi serta pola hidup masyarakat yang kini kian membahayakan. Arif merupakan salah anak negeri yang mengalami ketidakadilan meski ia memang telah melakukan kesalahan.
Kasus ini terjadi ketika Arif sebut saja nama anak ini begitu, belum genap berusia tujuh tahun. Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah Bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar belakangnya karena si ayah enggan membayar uang 'keamanan' yang begitu tinggi.
Berita ini rupanya sampai di telinga Arif. Malam esok harinya setelah ayahnya dikebumikan ia mendatangi tempat mangkal preman tersebut. Bermodalkan pisau dapur ia menantang orang yang membunuh ayahnya. Tak diindahkan, Arif nekat menusuk preman itu di ulu hati hingga preman itu tewas. Arif pun diciduk polisi.
Bocah 8 tahun itu kini ditempatkan di lembaga permasyarakatan anak untuk dibina lebih lanjut. Latar belakang Arif yang merupakan siswa berprestasi, sempat membuat kepala lapas panik karena ulah Arif yang mencoba kabur untuk pulang menemui sang ibu.
Penasaran dengan kisah Arif? Yuk simak selanjutnya disini http://bit.ly/1qh4Hoq
Kirimkan blog atau website kamu kekomunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res
Advertisement

Perempuan di Balik McDonald’s Indonesia: Dua Kisah, Satu Komitmen untuk Tumbuh dan Berdampak
Hj.Erni Makmur Berdayakan Perempuan Kalimantan Timur Lewat PKK


Kandungan Komposisi Susu dalam Produk Nutrisi Anak Makin Menjadi Perhatian

Nestlé MILO Dukung Pengembangan Program Basketball For Good di Indonesia

Nestlé MILO Dukung Pengembangan Program Basketball For Good di Indonesia

Kandungan Komposisi Susu dalam Produk Nutrisi Anak Makin Menjadi Perhatian
