JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi (Foto: Freepik)
Dream - Anus perih atau lebih dikenal dengan istilah proctalgia fugax adalah timbulnya rasa nyeri hebat secara tiba-tiba pada area rektum. Rasa sakit yang muncul dapat berlangsung dalam hitungan detik hingga menit.
Nyeri anus biasanya mulai dirasakan saat seseorang telah memasuki masa pubertas. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, di mana perasaan tersebut mungkin dapat mengganggu aktivitas harian.
Meskipun penyebabnya tidak diketahui dengan jelas, rasa sakit yang muncul disebabkan oleh pengencangan otot di saluran anus dan dasar panggul secara tiba-tiba.
Namun, sejumlah penelitian menduga bahwa kondisi ini disebabkan oleh adanya masalah pada saraf pudendal.
Risiko mengalami proctalgia fugax akan makin meningkat setelah menjalani skleroterapi (injeksi untuk mengatasi wasir) dan histerektomi vaginal (pengangkatan rahim dan serviks).

Beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab anus perih:
Gejala yang muncul saat mengalami anus perih diantaranya:

Beberapa obat yang dapat dikonsumsi untuk mengatasi perih anus, antara lain:
Selain minum obat, ada sejumlah pengobatan alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi anus perih, yaitu:
Nyeri anus dapat dicegah dan diatasi dengan rutin melakukan latihan otot panggul. Latihan ini dapat membantu melatih otot yang berada di sekitar anus untuk rileks saat mengalami kejang secara tiba-tiba.
Berendam dalam air hangat dapat membantu melemaskan sfingter anal (otot yang berguna untuk menahan feses) yang tegang. Selain itu, berendam dalam air hangat juga membantu mengurangi nyeri akibat proctalgia fugax.
Nyeri anus kerap dikaitkan dengan kekurangan asupan kalium. Sehingga disarankan untuk mengonsumsi makanan-makanan seperti pisang, alpukat, dan kismis. Selain itu, kebutuhan kalium juga dapat dipenuhi dengan konsumsi suplemen.
Stres merupakan salah satu pemicu anus perih. Untuk menghilangkan rasa nyeri pada anus, Anda bisa melakukan teknik relaksasi seperti latihan pernapasan dan yoga untuk mengatasi stres.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
