Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Vaksin (Foto: Shutterstock)
Dream - Harif Fadhillah, Ketua Umum DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyampaikan kesediaannya untuk menjadi rombongan pertama yang menerima vaksin Covid-19. Tindakan ini sekaligus bentuk dukungan PPNI untuk program pemberian vaksin yang akan dilakukan pemerintah.
Dalam upaya menekan angka kasus Covid-19 di Tanah Air, penyediaan vaksin dan vaksinasi diharapkan bisa menjadi salah satu solusi. Vaksin merupakan antigen atau benda asing yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk menghasilkan reaksi kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu.
Menurut Harif, dari survei internal yang dilakukan PPNI terhadap tenaga perawat, dilaporkan sebanyak 82-84 persen responden menyampaikan kesediaannya menerima suntikan vaksin Covid-19 setelah dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Obat & Makanan (BPOM).
Keinginan ini sebagai bentuk komitmen dukungan perawat atas program pemerintah.
Hingga kini, pemerintah masih menunggu izin pemberian vaksinasi dari BPOM. Jika sudah dinyatakan aman dan efektif, Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhilah menyatakan bersedia menerima vaksin Covid-19 untuk pertama kalinya mewakili profesi perawat.
Dalam keterangan tertulis yang dikutip dari situs resmi Satgas Covid-19, Rabu 16 Desember 2020, Harif Fadhillah mengatak bahwa sikap ini sudah dipikirkan dengan matang sehingga tidak ada lagi keraguan bagi dirinya bahkan seluruh keluarganya.
" Hal ini dilakukan, selain untuk daya tahan diri, tapi juga kita harus membantu penanganan krisis pandemi yang saat ini melanda kita, dengan ribuan Perawat terinfeksi, bahkan 140 lebih perawat yang wafat. Disamping itu, seluruh dunia berebut untuk mendapatkan Vaksin demi untuk menatap kehidupan di masa depan yang produktif dan aman,” terang Harif.
Lebih lanjut ia menuturkan bahwa, masyarakat perlu role model sehingga mereka yakin akan efektifitas vaksin dalam penanggulana pandemi Covid-19. Peran perawat sebagai tenaga kesahatan masih dan sangat didengar nasehatnya.
" Kita semua tahu, bahwa jika banyak penduduk kita yang divaksin, maka akan memberi kekebalan terhadap masyarakat maupun lingkungannya,” tuturnya.
Dalam hal ini Harif Fadhillah berharap, perawat bersedia secara tulus untuk divaksin. Sehingga, masyarakat akan berbondong-bondong untuk berpartisipasi dalam penanggulangan pandemi Covid-19 ini.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pernyataannya tidak ada unsur muatan politis dan murni sebagai upaya untuk keluar dari bencana pandemi segera atau secepat mungkin.
“ Lihat dan rasakan teman-teman yang langsung memberikan pelayanan saat ini, bagaimana tekanan fisik psikologis mereka (tenaga kesehatan) yang mungkin sudah mulai kelelahan, sehingga vaksin ini salah satu upaya pengendalian penyebaran wabah Covid ini,” ucap Harif Fadhillah, mengakhiri penjelasannya.
Hingga saaat ini, pemerintah Indonesia juga terus mengambil beberapa langkah untuk memantau dan mengevaluasi keamanan vaksin guna memastikan vaksin Covid-19 layak digunakan.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya