Menag Lukman Hakim Saifuddin (Kemenag.go.id)
Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menyatakan angka perceraian masih cukup tinggi di Indonesia. Ini terjadi lantaran pengaruh dari sejumlah faktor, salah satunya yaitu kurangnya literasi keuangan.
Lukman menilai, pemahaman akan literasi keuangan memiliki peran penting terhadap kelanggengan hubungan rumah tangga.
Dia berharap Kemenag menjadikan literasi keuangan, terutama syariah, sebagai salah satu materi dalam bimbingan pra-nikah.
" Saat ini kita perlu memberikan literasi tentang bangunan keluarga yang kokoh, di antaranya melalui literasi keuangan syariah," ujar Lukman dikutip dari Kemenag.go.id, Senin 18 Februari 2019.
Lukman mengatakan keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat. Jika kualitas keluarga baik, maka perilaku individu dapat memberikan pengaruh di masyarakat.
" Bila keluarga berkualitas, maka masyarakat tersebut juga baik," ucap dia.
Lebih lanjut, Lukman berharap kasus perceraian suami istri di Indonesia dapat ditekan. Salah satu caranya dengan menggiatkan bimbingan pra-nikah bagi pasangan yang akan menjalankan perkawinan.
Dalam bimbingan perkawinan, setiap pasangan mendapat penjelasan mengenai hak dan kewajiban suami-istri. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir ego individu ketika sudah menjalani biduk rumah tangga. (ism)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9
