7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Meski sebagai manusia pilihan, Rasulullah Muhammad SAW tidak memiliki beda dengan orang kebanyakan. Rasulullah juga dilanda beragam perasaan seperti kesedihan hingga berlinang air mata.
Ada sejumlah peristiwa yang sampai membuat Rasulullah menangis. Bahkan air mata Rasulullah sampai mengucur cukup deras disertai dada yang bergetar.
Peristiwa terjadi ketika orang yang dikasihi Rasulullah meninggal. Rasulullah tak kuasa menahan tangis ketika anak-anaknya meninggal.
Dalam satu riwayat, air mata Rasulullah bercucuran ketika putra keduanya dengan Khadijah, Abdullah, meninggal dunia.
Meski dalam kesedihan, Rasulullah tahu batasan sehingga tidak sampai larut, kemudian langsung berpasrah diri.
Hal yang sama terjadi ketika Ibrahim meninggal. Ibrahim merupakan putra Rasulullah dari istrinya, Mariatul Kibtiyah.
Ketika Ibrahim meninggal, Rasulullah meratapinya dengan menangis. Air mata Rasulullah mengalir hingga membasahi wajah.

Melihat Rasulullah menangis, Abdurrahman bin Auf merasa heran. Sebab, Rasulullah pernah bersabda melarang menangisi orang yang meninggal.
" 'Kau menangis Rasulullah? Bukankah kau sendiri melarang menangisi kematian seseorang?' tanya Ibnu Auf. Rasulullah kemudian menjawab, 'Ibnu Auf, aku tidak melarang menangis. Yang ku larang adalah dua teriakan dosa; nyanyian yang tak bermakna dan melalaikan serta ratapan histeris saat tertimpa musibah dengan menampari wajah dan merobek-robek pakaian. Sedang yang terjadi padaku ini adalah ungkapan kasih sayang'."
Rasulullah juga menangis ketika sahabatnya meninggal dalam peperangan. Salah satunya ketika Hamzah bin Abdul Mutholib meninggal di Perang Uhud.
Mendengar kematian Hamzah yang merupakan pamannya, Rasulullah tersedu-sedu. Bahkan tangis Rasulullah pecah ketika melihat jenazah Hamzah.
Kemudian, Rasulullah juga menangis saat membaca atau mendengar ayat-ayat tertentu. Ini karena Rasulullah memiliki hati yang sangat lembut.
Seperti dikisahkan dalam sebuah riwayat. Suatu hari, Abdullah bin Mas'ud membaca sebagian ayat Alquran. Kemudian, Abdullah bin Mas'ud membaca Surat An Nisa'.

Saat sampai pada ayat 41 surat tersebut, tiba-tiba Rasulullah meminta Ibnu Mas'ud menghentikan bacaannya. Ibnu Mas'ud menoleh ke arah Nabi dan mendapati Rasulullah sedang meneteskan air mata.
Surat An Nisa' ayat 41 menjelaskan kedudukan Rasulullah di akhirat nanti yang menjadi saksi bagi umatnya yang durhaka. Tangis Rasulullah menunjukkan tidak sampai hatinya Sang Nabi mendapati umatnya menerima penderitaan meski karena ulah mereka sendiri.
Peristiwa lain yang membuat Rasulullah menangis yaitu ketika rindu kampung halaman. Peristiwa ini terjadi ketika Aban bin Said baru datang dari Mekah dan berkunjung ke rumah Rasulullah.
Saat itu, Nabi bertanya kepada Aban tentang keadaan Mekah saat ini. Kata Aban, saat dirinya meninggalkan Mekah, hujan sedang turun, rumput izhir tumbuh, dan jewawut liar baru saja berdaun.
Mendengar hal itu, mata Nabi Muhammad tiba-tiba digelayuti air mata. Rasulullah meminta Aban untuk berhenti menceritakan Mekah agar tidak semakin sedih.
Juga saat membagikan harta rampasan perang Hunain kepada kaum Muhajirin dan para mualaf. Rasulullah menangis disebabkan protes kaum Anshar yang tidak mendapatkan bagian dari harta tersebut.

Rasulullah kemudian mengumpulkan kaum Anshar lalu menjelaskan kepada mereka alasan pembagian itu. Rasulullah mengatakan kaum Muhajirin dan para mualaf belum kuat dalam keimanan, berbeda dengan kaum Anshar yang sudah teguh imannya.
Rasulullah lalu menangis setelah memberikan penjelasan kepada Kaum Anshar. Akhirnya, mereka pun dapat menerima penjelasan Rasulullah.
(ism, Sumber: NU Online)
Dream - Makam Rasulullah Muhammad SAW menjadi salah satu tempat yang perlu dikunjungi umat Islam ketika berada di Tanah Suci. Baik itu untuk haji maupun umroh.
Jumhur ulama juga menetapkan ziarah ke makam Rasulullah di Madinah hukumnya sunah. Ada banyak sekali keutamaan dalam ziarah tersebut.
Rasulullah adalah panutan bagi umat Islam. Setiap yang ada pada diri Rasulullah, baik akhlak, ucapan, perbuatan, maupun sikapnya patutlah menjadi teladan bagi kita.
Berziarah ke makam Rasulullah akan mengingatkan kita tentang bagaimana perjuangannya dalam berdakwah. Karena Rasulullah lah, kita merasakan kenikmatan iman Islam.
Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin mengajarkan doa yang dibaca setiap kali kita berziarah ke makam Rasulullah.

Assalamu 'alaikum ayyuhan nabiyyu warahmatuhu wabarakatuhu, allahumma atihil washilata wal fadhilata wab'asthul maqamal mahmudal ladzi wa'adtahu allahumma ajzihi 'an ummatihi afdhalal jaza'.
Artinya,
" Salam sejahtera, rahmat Allah, dan berkah-Nya terlimpah kepadamu, wahai Nabi Muhammad. Ya Allah, berilah beliau kedudukan tinggi di surga dan kemuliaan, serta bangkitkanlah beliau di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya. Ya Allah, limpahkanlah kepada-Nya sebaik-baik pahala, beliau yang telah menyampaikan risalah kepada umatnya."
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?