Massa Dari Pengemudi Ojek Online Berdemonstrasi (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Pihak Istana Negara menerima enam orang perwakilan dari driver ojek online yang menuntut legalitas operasional mereka. Keenam orang perwakilan itu berasal dari tiga operator Ojol, GoJek, Grab, dan Uber.
" Yang masuk dari perwakilan driver tiga-tiganya," kata Ketua Forum Warga Jakarta (Fakta) sekaligus pengacara Ojol, Azad Tigor Nainggolan, di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 November 2017.
Selain peraturan yang jelas, Azad mengatakan ada tuntutan lain yang disampaikan oleh para pengemudi Ojol, sebutan untuk pengemudi ojek online. Para pengemudi Ojol meminta operator tidak sewenang-wenang memecat dan menetapkan tarif perjalanan.
" Regulasi itu penting, kami mau diatur yang penting kerja terlindungi," ucap dia.
Hendri, salah satu pengemudi Ojol, mengaku senang ada perwakilan massa diterima masuk ke Istana Negara.
" Ya bagus, artinya kami datang nggak sia-sia," ujar Hendri.
Saat aksi, para driver Ojol itu menyanyikan yel-yel sembari menyalakan tongkat suar.
(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?



Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global