Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Warga Korut Yang Menerobos Batas Kedua Negara, Dibawa Ke Rumah Sakit (Foto: The Sun)
Dream - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) merilis video detik-detik tentara Korea Utara yang menerobos perbatasan dengan Korea Selatan. Tentara Korut yang membelot itu sempat ditembaki rekan-rekannya yang juga tentara Korut.
Dengan kecepatan tinggi tentara Korut itu menuju perbatasan Korsel melewati jembatan Area Keamanan Bersama (JSA). Tetapi, dia akhirnya ditembak lima kali oleh rekannya saat hendak melewati perbatasan.
Lalu dia melompat keluar dan terlihat berlari beberapa meter ke batas dua negara, Desa Panmunjom. Kemudian tampak jalan terhuyung-huyung dan tersungkur ke tumpukan dedaunan.
Laporan The Sun menyebut tak lama kemudian, tentara Korsel mendekati tubuh tentara Korut yang membelot itu. Tentara Korsel kemudian menyeretnya masuk ke wilayah Korea Selatan. Di saat yang bersamaan, tentara Korut tampat berkumpul di sisi garis pemisah.
PBB mengatakan, antek Kim Jong-un melanggar gencatan senjata dengan melintasi garis demarkasi militer Korsel dan Korut. Karena penembakan yang dilakukan tadi.
Pemuda yang nekat menerobos perbatasan itu kemudian dilarikan ke rumah sakit di Korea Selatan dengan helikopter untuk mendapatkan operasi darurat.
Dokter Lee Cook-jong mengatakan kondisi pemuda itu telah pulih. "Tanda-tanda (alat) vital termasuk denyut nadinya telah stabil."
Tapi, dia memperingatkan, kondisi pemuda yang bertugas sebagai tentara Korut tersebut dapat memburuk setiap saat.
© Dream
Dream - Dokter Lee Cook-jong mengatakan petugas medis memperhatikan dengan seksama untuk mencegah kemungkinan komplikasi tentara Korut yang membelot ke Korsel tadi.
Dari pemeriksaan awal, dokter menemukan pembelot itu memiliki "sejumlah besar parasit" di usus kecil. Cacing panjang yang dia temukan berukuran 27 centimeter.
"Saya belum pernah melihat hal seperti ini dalam 20 tahun saya sebagai seorang dokter," kata Lee.
Parasit, terutama cacing gelang, tersebar luas di Korut. Sebab, warga Korut banyak mengonsumsi makan sayuran mentah yang telah dibuahi dengan pupuk yang terbuat dari kotoran manusia.
Pejabat Korea Selatan mengatakan, pasukan dari Korea Utara menembakkan 40 peluru ke arah tentara pemuda tadi.
Hingga saat ini, tidak ada data pribadi yang dirilis Korut dan Korsel. Tapi, dari seragam prajurit yang dikenakan, pemuda itu berpangkat rendah.
Lebih dari 30.000 warga sipil Korea Utara juga telah meninggalkan Tanah Air mereka sejak kedua negara terbentuk pada tahun 1948, namun jarang bagi mereka untuk melintasi perbatasan yang dijaga ketat.
© Dream
Berikut videonya,
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?