Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tikus Tersebut Awalnya Dikira Kelinci Yang Terjebak Perangkap Tikus. (Foto: Liverpool ECHO)
Dream - Binatang tikus biasanya berukuran tak lebih besar dari seekor marmut atau hamster. Tapi tikus-tikus yang tinggal di Merseyside, Inggris, ini bikin orang yang melihatnya ketakutan.
Ukuran mereka besar-besar. Bisa dibilang ukuran tubuh tikus-tikus di Sefton Road, Litherland, ini sama besarnya dengan seekor kelinci.
Hama tikus sebesar kelinci ini telah meresahkan warga Sefton Road. Selain sulit diberantas, ukuran tikus-tikus ini makin hari makin membesar.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial, seorang warga memamerkan tikus sebesar kelinci yang terjebak dalam perangkap tikus.

Hewan pengerat itu berlari-lari di dalamnya. Jika dilihat dari ukurannya, besarnya sekitar dua kali ukuran tikus normal.
" Yang ini baru saja masuk rumah. Kami menangkap lima ekor selama lockdown. Tapi ini yang terbesar," kata warga tersebut.
Dia awalnya mengira yang terperangkap di jebakan tikus itu adalah kelinci karena saking besarnya.

" Kami sudah berusaha menutupnya, tapi mereka selalu bisa mencari jalan masuk yang baru. Mereka sudah mengambil alih kota," katanya.
Sementara itu, warga bernama Sandra Berry yang tinggal di Peel Road, terpaksa mengungsi bersama putrinya karena sudah tak tahan dengan tikus-tikus itu.
" Saya yakin orang-orang di Bootle mengira hama tikus ini akibat sampah yang dibuang sembarangan.
" Tapi bukan seperti itu yang terjadi di sini. Kami selalu bersih. Kami tidak membuang sampah yang mengundang lalat dan semacamnya.
" Saya sendiri tidak tahu dari mana mereka (tikus-tikus) datang," katanya.
Sementara itu, juru bicara Dewan Kota Sefton mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa ada masalah tikus yang signifikan di Litherland.
" Namun, tim pengendalian hama kami baru-baru ini terus melakukan pengumpanan sistematis pada sistem saluran pembuangan, yang akan membantu mengurangi populasi hewan pengerat itu," katanya.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas tikus bisa disebabkan berbagai masalah. Mulai dari masalah drainase, pembuangan sampah yang sembarangan, atau pemberian makanan yang berlebihan pada burung di taman.
" Yang memungkinkan tikus keluar dari saluran pembuangan dan memberi mereka tempat berlindung, keamanan, dan sumber makanan," katanya.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya