Advertisement
Seluruh kawasan Saudi ditutup mulai 23 hingga 27 Mei 2020.
Ini merupakan batas akhir pengum
80 hingga 90 persen pasien Virus Corona berhasil pulih dalam waktu dua sampai tiga minggu
Bingkisan tersebut berupa sembako dan kurma.
Saat ini, pembatasan di dua situs suci umat Islam dunia itu masih berlaku.
Raja Salman bin Abdulaziz menyetujui permintaan Kepresidenan Jenderal Dua Masjid Suci, Syeikh Abdulrahman As Sudais.
Syeikh Sudais menyatakan segala bentuk ibadah Ramadan ditiadakan selama pandemi Covid-19.
Terutama untuk umat Islam yang tinggal di negara menerapkan lockdown.
Sholat Tarawih di masjid seluruh Saudi ditiadakan.
Video enampakan hotel mewah mahasiswa Indonesia Saat dikarantina karena kebijakan lockdown di Arab Saudi.
Raja dan Pangeran Arab Saudi mengasingkan diri.
Sampai ada kejelasan situasi akibat pandemi virus corona.
Tindakan pria tersebut digolongkan sebagai kejahatan berat, karena Saudi sedang berjuang melawan virus corona.
Kemenag terus memantau perkembangan situasi di Saudi.
Selain Madinah dan Mekah, Raja juga menyetujui penutupan akses keluar masuk warga di Riyadh.
Saudi Bolehkan Jemaah Umroh Telat Keluar Ajukan Pembebasan Visa
Ada pengecualian di beberapa kendaraan.
Dua Masjid Suci di Mekah dan Madinah dibebaskan dari keputusan itu.
Pasien tersebut diizinkan pulang.
Sistem pembelajaran jarak jauh semacam ini butuh teknologi mutakhir dan kecepatan internet yang memadai.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak