Advertisement
Bukannya untung, para produsen malah harus membayar pedagang untuk membeli minyak dari tangan mereka.
Bukan main.
Berapa besar kenaikannya?
Perusahaan minyak asal Saudi itu mencatatkan pendapatan sepanjang 2018 sebesar Rp1.582,14 triliun.
Pemerintah Arab Saudi menegaskan rencana IPO Aramco masih terus dipersiapkan.
Perusahaan pelat merah ini menilai keputusan tersebut rasional.
Langkah ini diambil setelah ada keputusan memotong produksi minyak mentah di luar kondensat.
Pelemahan harga minyak juga menurunkan minat wanita pebisnis untuk memperhatikan masalah ini.
Penguatan harga komoditas ini dipicu oleh melemahnya dolar AS.
Salah satu aksi drastis yang dilakukan Saudi adalah melepas saham perusahaan minyak terbesar dunia, Aramco.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak