Advertisement
Menkeu memastikan pemerintah all out menggenjot konsumsi dan investasi untuk mencegah pertumbuhan ekonomi negatif.
Ada program yang sedang disiapkan dan sebagian sudah diusulkan kementerian/lembaga.
Kedua negara itu menyusul Singapura dan Korea Selatan yang telah lebih dahulu melaporkan resesi teknikal.
Inggris mencatat kontraksi pertumbuhan ekonomi 20,4 persen selama kuartal II-2020.
Menkeu Sri Mulyani menjelaskan negara dinyatakan resesi teknikal jika pertumbuhan ekonomi mencatat negatif secara year on year dalam dua quartal berturut-turut.
Singapura, Korea Selatan, dan kini Filipina yang melaporkan resesi teknikal setelah dua kali mencatat pertumbuhan ekonomi negatif.
Pertumbuhan ekonomi pada triwulan II negatif 5,32 persen.
Salah satunya bahkan meningkat di saat sektor usaha lain sedang tiarap.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 secara q to q juga mengalami kontraksi 4,19%.
Uni Eropa resmi resesi. Ekonomi Benua Biru itu minus 11,9 persen pada kuartal II 2020.
Resesi teknikal yang dialami Korea Selatan kali ini menjadi yang pertama sejak 17 tahun terakhir.
Jika terus berlanjut hingga Kuartal III, Indonesia berisiko alami resesi ekonomi.
Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan
Dukung UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Polytron Luncurkan Program 'UMKM Naik Level bareng Polytron'
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Gelar Akademik Bukan Lagi Jaminan: Pergeseran Cara Pandang Orang Tua Pasca Pengumuman SNBP 2026
Mengenal Lebih Dekat Juara Dream Inspiring Women 2023
Alarm untuk Orang Tua: 93% Anak Indonesia Alami Karies Gigi, Kandungan dalam Susu Formula Perlu Dicermati!