6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Robot Marty Di Supermarket Terkemuka Di Amerika Serikat (Foto: CNet)
Dream - Supermarket besar di Amerika Serikat (AS), Giant Food Stores, mempekerjakan robot sebagai karyawan. Robot bemata besar ini bernama Marty.
Robot ini bertugas melaporkan barang yang tercecer ke pelanggan dan karyawan. Rencananya Marty akan bertugas memantau seluruh lorong supermarket.
Marty telah melewati proses uji coba di dua Giant Food Stores yang berada di Pennsylvania tahun lalu.
" Membawa robotika dan kecerdasan buatan dari laboratorium penelitian ke lantai penjualan merupakan perjalanan yang sangat mengasyikkan, dan kami sangat senang dengan respons pelanggan toko kami," kata Presiden Giant Food Stores, Nicholas Bertram, dikutip dari CNet, Selasa, 15 Januari 2019.
Dilaporkan PennLive, Marty dilengkapi dengan pemindai untuk mencegahnya bertabrakan dengan benda atau orang di sekitarnya. Robot ini bertenaga baterai isi ulang dan memiliki beberapa kamera internal.
Selain memindai barang yang tercecer di lantai, robot itu memberi banyak waktu pada karyawan toko untuk berinteraksi dengan pelanggan.
Juru bicara Giant Food Store, Christopher Brand, mengatakan, Marty tidak akan menggantikan pekerja manusia. Giant Food Stores bukan satu-satunya perusahaan yang menambahkan robot ke tenaga kerjanya.
Bulan lalu, Walmart mengatakan akan menempatkan robot pembersih lantai di tokonya di seluruh negeri sejak akhir Januari 2019. Pada Oktober 2018, raksasa ritel itu juga mengatakan sedang menguji penggunaan robot untuk menangani tugas pemindai rak dan memastikan harga yang ditampilkan telah sesuai.
Giant Food Stores akan meluncurkan Marty " secara bertahap selama beberapa bulan mendatang," dan mereka berharap semua robot sudah siap pada pertengahan 2019.
Dream – Menjadi seorang yang kesepian dan bersedih itu adalah hal yang menyedihkan. Tak ada teman untuk berbagi canda dan tawa.
Agar orang tak kesepian dan bermuram durja, perusahaan ini memberikan solusinya.
Dikutip dari Mashable, Rabu 9 Januari 2019, perusahaan anyar di Jepang, Groove X, menjual “ hewan peliharaan” yang bisa membuat orang yang kesepian menjadi ceria. Namun, “ hewan” itu dijual seharga US$6 ribu (Rp85,03 juta) per satuannya.
Lho, kok, mahal?
“ Hewan peliharaan” yang disediakan oleh Groove X ini bukanlah binatang sesungguhnya, melainkan robot lucu nan imut.
Robot yang bernama Lovot itu memiliki teknologi kecerdasan buatan. Dia bisa terkejut, berlari-lari, dan merespons pemiliknya.

Bahkan, robot ini bisa dipeluk. Kelakuannya yang lucu ini mirip banget seperti anak kucing atau anak anjing.
Lovot ini berbentuk penguin dan punya mata yang belo. Ada 50 sensor yang ditanamkan di “ hewan” ini.
Uniknya, setiap robot punya kepribadian yang berbeda. Kepribadian ini bisa membuatmu jatuh cinta pada pandangan pertama.
Dream - Salah satu kantor pemerintahan Arab Saudi merekrut robot sebagai karyawan. Keputusan mengangkat robot sebagai karyawan itu menjadi salah satu yang pertama di Arab Saudi.
Dilaporkan Arab News, setelah diangkat sebagai karyawan, robot itu diberi kartu identitas untuk menjalankan fungsinya. Robot itu rencananya akan ditugaskan untuk melayani pelanggan melalui sistem elektronik.
Tugas pertamanya yakni saat acara pertemuan Perusahaan Pelatihan Vokasional dan Kejuruan (TVTC), Minggu, 22 Desember 2018. Pada tugas pertamanya ini, robot itu akan mengirimkan pesan kepada pengunjung pameran dan kegiatan TVTC.
Robot ini diharapkan dapat membantu warga Saudi untuk mendapatkan manfaat dari teknologi mutakhir, rencana reformasi " Visi 2030" Kerajaan.
Sebelumnya, Arab Saudi telah merekrut robot perempuan bernama Sophie sebagai warga negara. Robot itu memiliki kemampuan kecerdasan buatan yang mampu berinteraksi dengan manusia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
