Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Mushaf Al-Quran (Foto: Unsplash.com)
Dream - Setiap manusia yang beragama pasti memiliki pegangan sebagai petunjuk untuk menjalankan hidup sehari-hari di dunia. Sebagai umat muslim, pedoman hidup itu adalah Al Quran dan Hadis.
Di dalam Al Quran terdapat banyak surat-surat yang memiliki keutamaan dan isi kandungan luar biasa. Pelajaran di dalam surat-surat itu bisa dijadikan pegangan hidup untuk berbuat kebaikan. Salah satu surat yang memiliki keutamaan luar biasa adalah surat Al Insyirah.
Surat ini merupakan surat ke-94 di mushaf Al Quran. Surat Al Insyirah berisi tentang penegasan Allah Swt tentang nikmat yang diberikan kepada umat-Nya. Selain itu Surat Al Insyirah juga dijadikan sebagai pengingat bahwa di setiap kesulitan pasti ada kemudahan.
Surat Al Insyirah yang terdiri dari delapan ayat ini termasuk dalam golongan Makkiyah karena diturunkan di Kota Makkah. Salah satu keutamaan surat Al Insyirah adalah bisa melapangkan hati orang membacanya secara rutin. Tak hanya pahala yang didapatkan tapi dengan membaca surat Al Insyirah pintu rezeki akan terbuka dari arah mana saja.
Supaya lebih memahaminya, berikut Dream paparkan bacaan surat Al Insyirah ayat 1-8, asbabun nuzul, keutamaan, isi kandungan dan manfaat rutin membacanya seperti dikutip Dream dari berbagai sumber.
Dilansir dari quran.kemenag.go.id, berikut bunyi surat Al Insyirah ayat 1-8 lengkap dengan latin dan terjemahannya.
اَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَۙ
Alam nasyrah laka sadrak
"Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)?"
وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَۙ
Wa wada’na ‘anka-wizrak
"dan Kami pun telah menurunkan bebanmu darimu,"
الَّذِيْٓ اَنْقَضَ ظَهْرَكَۙ
Alladzi an-qada dzahrak
"yang memberatkan punggungmu,"
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَۗ
Wa rafa’na laka dzikrak
"dan Kami tinggikan sebutan (namamu) bagimu."
فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ
Fa inna ma’al ‘usri yusraa
"Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan."
اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ
Inna ma’al ‘usri yusraa
"Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan,"
فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ
Fa idza faraghta-fansab
"Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)."
وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ ࣖ
Wa ilaa rabbika farghab
"Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap."
Asbabun nuzul surat Al Insyirah menurut riwayat Ibnu Jarir berkaitan dnegan perjalanan Nabi Saw ketika berdakwah di Mekah. Saat itu orang kafir Quraisy selalu menghadang dakwah Nabi Saw.
Mereka bahkan mengejek para pengikut Nabi sebagai ornag yang berstrata sosial rendah. Jadi ketika Rasulullah Saw berdakwah di Mekah beliau seringkali menghadapi berbagai ancaman dan rintangan dari orang kafir Quraisy.

Surat Al Insyirah diturunkan kepada Rasulullah sebagai bentuk dukungan Allah supaya beliau Saw senantiasa menguatkan hatinya dalam berdakwah. Seiring berjalannya waktu, nabi pun meraih kemenangan dan kemudahan dalam menjalankan misi dakwah di Madinah.
Surat Al Insyirah menjelaskan Alah mengangkat derajat Rasulullah Saw melebihi appaun yang ada di bumi dan langit serta meringanan beban yang dihadapinya. Ini menunjukkan surat Al Insyirah menegaskan pertolongan Allah kepada Nabi Muhammad Saw.
Surat ini menegaskan bahwa beliau telah diberikan jiwa yang bersih dan sikap lapang dada yang luar biasa. Sehingga Rasulullah mampu mengendalikan emosi dan egonya saat menghadapi arogansi orang kafir Quraisy yang menolak kebenaran yang dibawanya.

Banyak keutamaan surat Al Insyirah, berikut beberapa keutamaannya seperti yang diungkapkan Syeikh Muhammad Haqqi An Nazili dalam Kitab Khazinatul Asror.
Berikut isi kandungan surat Al Insyirah.
Menurut Prof Quraish Shihab dalam tafsir Al Misbah, Surah Al Insyirah turun sebagai penenang hati Nabi Muhammad Saw. Pada saat itu, Nabi SAW sedang memikul beban yang sangat berat, walaupun tidak secara tekstual Al Quran menguraikan beban tersebut.
Hal ini menjadi salah satu faktor yang digunakan untuk memahami Surah Al Insyirah. Sebab disebutkan oleh Syeikh Muhammad Haqqi An Nazili dalam Kitab Khazinatul Asror, bahwa orang yang membaca surah Al Insyirah dalam keadaan susah, seakan ia bertemu dengan Rasulullah Saw yang datang menghiburnya. Sehingga kesedihan pun hilang perlahan-lahan.
Apabila kamu rutin membaca surah Al Insyirah, maka banyak manfaat yang akan kamu dapatkan. Di antara manfaat dari rutin membaca Surah Al Insyirah adalah sebagai berikut:
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?