Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Hidekichi Miyazaki adalah pemegang rekor dunia lari kelas 100 meter untuk usia 100 tahun ke atas dengan catatan waktu 29.83 detik.
Satu hari setelah ulang tahunnya yang ke-105, kakek dengan julukan Golden Bolt itu telah kembali mencatatkan namanya di buku Guinness World Records pada Rabu kemarin di Kyoto.
Dia menjadi manusia tercepat di planet Bumi untuk usia 105 tahun ke atas untuk kelas 100 meter setelah mencetak waktu 42,22 detik. Konon belum ada atlet lari seusianya yang pernah mencetak waktu seperti itu.
Setelah menyelesaikan tantangan lari 100 meter tersebut, Miyazaki mengklaim dirinya sebagai keajaiban dunia kesehatan di hadapan wartawan.
"Saya bisa katakan merasa bangga dengan kesehatan saya," kata Miyazaki. Dia adalah sedikit dari generasi tua salah satu negara dengan harapan hidup tertinggi di dunia yang mampu mencetak rekor lari 100 meter.
Beberapa hari yang lalu dokter memeriksa kondisi kesehatan Miyazaki dan mereka menyatakan dia sangat sehat.
"Otak saya mungkin tidak tajam lagi tetapi secara fisik saya sangat sehat. Saya tidak pernah punya masalah dengan kesehatan. Para dokter kagum dengan saya. Saya masih bisa lari untuk dua atau tiga tahun mendatang."
Namun Miyazaki sepertinya kurang puas dengan rekor barunya itu.
"Saya menangis selama lari karena merasa makin lamban. Mungkin karena saya makin tua," kata pria dengan tinggi 1,53 meter ini kepada AFP.
Kendati demikian, pelari Jepang ini sudah tak sabar menantang manusia tercepat saat ini, Usain Bolt. Namun dari statistik terlihat bahwa kecepatan Miyazaki bukan tandingan Bolt yang telah mencetak rekor dunia 9.58 detik dalam kelas yang sama.
"Saya harus berlatih lebih keras. Padahal latihan telah berjalan dengan baik sekali. Saya memasang target 35 detik. Saya masih bisa lebih cepat lagi."
Sebelum menerima sertifikat dari Guinness, Miyazaki melakukan selebrasi khas Usai Bolt.
Miyazaki lahir pada 1910. Di tahun itu, Jepang menguasai Korea dan saat kapal Titanic masih dalam proses pembuatan.
Pria yang mulai tertarik dunia lari pada tahun 90an ini memberikan saran kepada para atlet muda.
"Pencapaian ini didorong oleh kemauan yang kuat. Anda harus memupuk semangat dalam diri Anda," kata Miyazaki.
(Ism, Sumber: emirates247.com)
Advertisement

Gen Z, Milenial, Gen X, dan Baby Boomer Punya Standar Berbeda soal Keren, Mengapa Muncul Perbedaan?

Sama-Sama Kurang Tidur, tetapi Ada yang Tetap Segar dan Ada yang Lemas? Studi Ungkap Penyebabnya

Bagaimana Fosil Terbentuk? Proses Jutaan Tahun yang Mengawetkan Jejak Kehidupan Purba

Tidak Punya Saham, Mengapa Tetap Perlu Peduli Saat IHSG Anjlok?


Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market