Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Penghasilannya dari memijat, menjahit samapi mengesol sepatu ia kumpulkan dan dibagi 50% untuk merawat puluhan anak yatim di rumahnya yang berukuran 2,5 m x 13 m.
Dream - Hidup dalam kesederhanaan membuat Sumirah tumbuh menjadi sosok yang peduli sesama. Sejak kecil, kedua orangtua Sumirah mengajarkannya bagaimana cara berbagi dengan orang yang tidak beruntung darinya.
Wanita asal Rungkut, Surabaya ini mengaku sangat bahagia menjalani profesinya sebagai tukang pijat. Orang pasti tak menyangka, Sumirah yang hanya seorang tukang pijat mampu menampung puluhan anak yatim piatu.
Panti Asuhan yatim Piatu Amanah merupakan kepunyaan Sumirah. Yayasan ini murni berdiri dari kantong pribadinya.
Sumirah sama sekali tidak mengharapkan adanya sponsor atau donatur. Pelajaran berharga dari sang Ayah semasa kecil, membuatnya terbuka akan kepedulian dengan sesama.
Penghasilannya dari memijat, menjahit samapi mengesol sepatu dikumpulkan dan dibagi 50 persen untuk merawat puluhan anak yatim di rumahnya, yang berukuran 2,5 m x 13 m.
Sejak 1986 hingga kini ada 54 anak yatim piatu. Sumirah juga telah menikahkan anak asuhnya sebanyak 13 kali.
Penasaran dengan kisah Sumirah? Yuk simak kisahnya Klik di sini (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
Ayo berbagi traffic di sini!