Tangis Haru Remaja Autisme Urus Jenazah, Jadi Sumber Inspirasi

Reporter : Sugiono
Jumat, 8 November 2019 08:50
Tangis Haru Remaja Autisme Urus Jenazah, Jadi Sumber Inspirasi
Sebelumnya, dia ingin sekali dilibatkan dalam pengurusan jenazah.

Dream - Penderita autisme bukan manusia tak berdaya. Mereka hanya memiliki kemampuan berbeda dengan orang kebanyakan. 

Kisah remaja penderita autisme asal Selangor, Malaysia satu ini membuat banyak orang terharu. Dia tidak mau dianggap beban dan memilih mengabdikan diri kepada kebaikan.

Dia mempunyai hati tulus dan keinginan kuat untuk memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat. Cara yang dia tempuh yaitu dengan menjadi petugas pengurusan jenazah. 

Akun Facebook Mr Wan Cai Official mengunggah sejumlah foto remaja bernama Aiman tersebut. Ternyata, Aiman sudah menjadi bagiak dari tim relawan pengurusan jenazah.

 

1 dari 4 halaman

Dari Luar Tampak Sehat

Lewat unggahan itu, Aiman merupakan relawan Pertubuhan Ukhuwah Kebajikan Van Jelata Selangor. Lembaga Nirlaba ini didirikan khusus membantu pengurusan jenazah mereka yang tidak mampu.

Tim relawan akan bekerja sampai tuntas tanpa memungut bayaran. Mulai dari pemulasaraan, pengantaran, hingga pemakanan jenazah. 

Tidak banyak yang tahu Aiman adalah pengidap autisme. Karena penampilan Aiman tidak berbeda dengan remaja kebanyakan.

2 dari 4 halaman

Ingin Terlibat Dalam Pengurusan Jenazah

Menurut Mr Wan Cai, Aiman yang telah kehilangan ibunya ingin sekali terlibat dalam pengurusan jenazah. Sayangnya, remaja itu tidak pernah memiliki kesempatan untuk berpartisipasi sejak menjadi relawan.

Kali ini, tim relawan mengajak Aiman untuk turut serta mengambil bagian dalam pengurusan jenazah dari Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Klang.

3 dari 4 halaman

Menangis Saat Mengurus Jenazah

Postingan Mr Wan Cai tersebut membuat netizen merasa terharu. Mereka benar-benar tersentuh dengan kehidupan Aiman.

Apalagi, ketika laman tersebut membagikan foto-foto saat Aiman mengurus jenazah di sebuah surau.

Terlihat dalam foto, Aiman menangis sambil mencium peti jenazah di atas ambulans.

 Aiman menangis saat mengurus jenazah.

Netizen tak kuasa menahan kesedihan. Mereka menduga Aiman teringat akan mendiang ibunya.

 Komentar menyentuh netizen.

4 dari 4 halaman

Jadi Sumber Inspirasi

Semangat Aiman dalam membantu rekan-rekan relawan mengurus jenazah ke-144 memberikan banyak inspirasi.

Ketulusan Aiman menjadi kekuatan tambahan bagi para relawan agar terus bersemangat mengurus jenazah. 

" Insya Allah perjuangan kita di jalan Allah ini tidak akan berhenti," tulis Mr Wan Cai.

(Sumber: Siakapkeli.my)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik