Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pasangan Pengantin Di Cina Bertukar Pakaian Nikah (shanghaiist.com)
Dream - Undangan pernikahan pesta pernikahan ini mungkin kaget bukan kepalang. Bukan karena pesta yang mewah, penampilan sepasang pengantin di Nanchong, Sichuan, Cina membuat kepala undangan geleng-geleng.
Keduanya terlihat mengenakan pakaian pernikahan, tapi tidak sewajarnya. Jas tuksedo dipakai mempelai wanita, sementara mempelai pria mengenakan gaun putih.
Mempelai pria, Wu Shuai mengatakan ide tukar pakaian berasal dari pasangannya Ou Qian. Wu mengatakan Ou tidak percaya diri mengenakan gaun pengantin.
Wu menceritakan dia bertemu dan menjalin asmara dengan Ou pada 2011. Saat itu, Ou adalah gadis ramping dengan berat badan 40 kilogram.
Tetapi, dalam beberapa tahun, berat badan Ou bertambah sehingga terlihat gemuk.
Khawatir dia tidak terlihat cantik mengenakan gaun pernikahan, Ou mendesak Wu memakainya. Wu sempat enggan, namun akhirnya mengalah.
"Terkadang Anda harus memakai sepatunya. Ini adalah kunci kebahagiaan dalam pernikahan," ucap Wu.
Seorang pengunjung bahkan memuji Wu, dengan menyebutnya sebagai suami hebat.
Sumber: shanghaiist.com
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'