Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Foto: Dream.co.id/Ratih Wulan)
Dream – Upaya Kementerian Pariwisata dalam mem-branding pariwisata Indonesia membuahkan hasil. Peringkat branding pariwisata Indonesia dengan tagline Wonderful Indonesia, mengalahkan Malaysia dan Thailand.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan peringkat “Wonderful Indonesia” berada di peringkat ke-47 dunia. Sementara itu, Malaysia berada di peringkat ke-97 dan Thailand berada di posisi ke-43.
Sekadar informasi, branding pariwisata Malaysia adalah “Truly Asia”, sedangkan Thailand adalah “Amazing Thailand”.
“Kita berhasil unggul,” kata Arief dalam “WPP BrandZTM Top 50 Most Valuable Indonesia Brand 2016: CEO Roundtable” di Jakarta, ditulis Kamis 11 Agustus 2016.
Ke depannya, mantan direktur utama PT Telkom Indonesia Tbk ini akan berionvasi untuk mempromosikan potensi wisata Indonesia. Tak sekadar branding, penguatan pemasaran lewat media digital ini juga akan ditingkatkan porsinya menjadi 50 persen media digital dan 50 persen media konvensional.
“Kami akan mengikuti perkembangan customer yang juga semakin beralih ke dunia digital,” kata dia.
Lebih jauh, Arief mengakui pentingnya 'Brand Value' untuk sebuah negara. Terutama dalam mengenalkan dan mengembangkan sektor pariwisata ke tingkat global. Cara ini sangat penting diterapkan sebagai rencana jangka panjang sehingga memiliki manfaat dalam skala besar.
"Selama ini kita hanya mau membiayai customer management atau produk management tapi jarang yang mau membiayai branding management. Itu bagus seperti Telkomsel atau BCA yang memiliki kesempatan dipilih orang enam kali lebih besar dibanding produk lain," ungkap Arief.
Arief mengungkapkan salah satu bagian yang harus diperhatikan dalam memperkuat upaya branding management yaitu logo. Desain logo harus dibuat menarik dan fleksibel. Termasuk dalam mendesain master ataupun destinantion branding.
"Kalau Brand nation kuat boleh meng- endorse tourism. Tapi kita sebaliknya, karena brand value Bali jauh lebih tinggi dibanding Indonesia," imbuhnya.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya