Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Kecelakaan.
Dream – Sahabat Dream, kecelakaan mobil biasanya akan meninggalkan penyok di body mobil, baik dia menabrak atau ditabrak. Penyok bisa terjadi di bagian bumper depan maupun bodi samping tergantung posisi mobl saat kecelakaan.
Namun musibah tabrakan yang terjadi di Shenzen, Tiongkok ini benar-benar membuat netizen bingung.
Dikutip dari Shanghaiist, Selasa 8 Januari 2019, sebuah mobil sedan putih belum lama ini mengalami kecelakaan. Bagian bumper depannya penyok.
Uniknya, yang menabrak mobil itu adalah pengendara sepeda. Pengendara sepeda mengambil jalur yang salah dan tak sengaja menabrak mobil yang diparkir. Untungnya, pengendara sepeda tak mengalami luka yang serius.
Ditambah, sepeda itu tidak rusak sama sekali. Kok bisa, ya?

Insiden ini diabadikan dan tersebar luas di jejaring sosial. Semula, warganet mengira foto tersebut editan.
Namun, polisi menegaskan bahwa foto tersebut asli.
Pernyataan polisi itu membuat warganet bertanya-tanya siapakah produsen yang membuat sepeda yang kuat dan tangguh ini.
Dream – Pernah dengar peringatan merusak berarti membeli di sebuah toko? Aturan dimana pembeli harus mengganti barang yang telah rusak, sengaja atau tidak, ini biasanya sering tertempel di sejumlah toko atau bagian barang pecah belah sebuah supermarket.
Tapi peraturan ini sepertinya tidak berlaku bagi toko yang satu ini.
Dikutip dari Carscoops, Minggu 25 November 2018, seorang pria bernama Vince Hansen membawa mobilnya ke tokoTitan Motorsports awal bulan ini. Hansesn ingin menambahkan beberapa komponen di mobil Audi S4 kesayangannya.
Semua terasa lancar sampai dia ingin mengambil kendaraannya dua hari kemudian.
Toko itu memang telah menggarap S4. Namun sang montir ingin menguji mobil Audi S4 untuk memastikan kendaraannya tidak bermasalah.
Malang, montir itu bernasib buruk. Mobil si pelanggan menabrak kendaraan lain. Ditambah, montir kena tilang karena melakukan U-Turn secara ilegal.
Karena kesalahan dibuat oleh karyawan toko, Hansen berpikir toko akan membayar biaya perbaikan.
Namun, dia mendapati bahwa toko onderdil menolak membayar biaya perbaikan. Pihak toko menyarankan Hansen untuk mengajukan klaim ke asuransi mobil.
Tapi, asuransi mobil menyebut pihak toko enggan memasukkan beberapa detail yang dibutuhkan untuk klaim.
Pemilik Titan Motorsports, Nero Deliwala, mengatakan aturan syarat dan ketentuan di toko ini menjelaskan siapa yang bertanggung jawab terhadap kerusakan. Deliwala mengatakan Hansen menandatangani perjanjian yang menyebut Titan Motorsport tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi di Audi S4.
Kuasa hukum Hansen mengatakan pihaknya tidak akan tinggal diam dan menyerah.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran