Mothers on Mission: Ibu Bahagia & Produktif di Era Digital

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 19 Desember 2017 16:15
Mothers on Mission: Ibu Bahagia & Produktif di Era Digital
Berbagi pengalaman dari ragam inspirasi menambah ide kegiatan peserta untuk produktif.

Dream – Ada kalanya para istri yang memilih menjadi ibu rumah tangga dibayangi kejenuhan. Jika urusan mengurus anak dan rumah sudah selesai, para ibu ini suka bingung mencari aktivitas pembunuh waktu. 

Padahal dengan teknologi digital yang semakin berkembang, para ibu rumah tangga maupun wanita karier bisa menjadi pebisnis. Sudah sering kita dengan soal bisnis e-commerce atau jual beli lewat internet. 

Membeda peluang bisnis tersebut. sebuah community marketing agency bernama Mothers on Mission menggelar sebuah acara bertemakan “ Menjadi Ibu Bahagia dan Produktif di Era Digital” pada Sabtu, 16 Desember 2017.

Membuka usaha sendiri untuk mengusir kejenuhan di rumah memang menjadi salah satu solusi. Namun yang sering menjadi pertanyaan adalah “ usaha apa yang akan dirintisnya?”.

Di acara Mothers on Mission inilah pertanyaan tersebut diulas dan dijadikan topik dalam talkshow yang bertempat di Gedung Sophie Paris, Lebak Bulus, Jakarta.

“ Sebagai perusahaan yang peduli pada ibu dan komunitas perempuan, kami ingin agar ibu merasa bahagia dalam menjalankan tugasnya sehari-hari dan produktif dari rumah. Karena jika seorang ibu tidak bahagia, dampaknya tidak hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga ke anak dan suaminya,” papar Aprilina Prastari, salah satu Founder dari Mothers on Mission.

Mothers on Mission© dream.co.id

Sejak pagi hingga siang, peserta antusias dalam mengikuti acara yang yang diikuti puluhan peserta yang hampir seluruhnya kaum ibu. Pada sesi talkshow, narasumber Reni K. Ashuri, penulis buku “ Undesperate Housewife” memaparkan pentingnya seorang ibu meminimalkan hal-hal yang membuat dirinya lelah atau kesal.

“ Sesekali biarkan rumah berantakan. Dulu saya suka stres kalau rumah berantakan sedikit. Banyak ya ibu yang perfeksionis soal kerapian. Nah ini yang kadang bikin ibu capek,” katanya.

Narasumber lainnya, Oryza Sativa, ibu kreatif di balik @proyatim, @roprojects, @hijabographic dan ilustrator beberapa buku anak ini menjelaskan bagaimana ibu bisa melakukan hobi yang menghasilkan dan kegiatan rutin ibu dirumah secara beriringan.

Mothers on Mission© dream.co.id

Pengaturan kegiatan rutin dan memasukan sesi untuk menggiatkan hobi merupakan salah satu trik agar memiliki manajemen waktu yang baik.

“ Kita harus tahu passion atau hobi kita, setelah itu kita coba lagi. Kalau sedang tidak mood, kita bisa cari kegiatan lain untuk menaikan semangat, dan kembali lagi dengan hobi kita,” tambah Oryza.

Berbagi pengalaman dari ibu inspirasi Sophie Paris menambah ide kegiatan peserta untuk produktif. Obrolan santai tentang kegigihan Ibu Saragih menjadi inspirasi.

“ Saya sering mengalami penolakan. Itu biasa tapi jangan malu, jangan takut, terus aja usaha. Yakin, Bu, Tuhan kasih jalan bagi manusia yang mau berusaha,” ucap Bu Saragih.

Sesi kedua diisi Ibu Rahne Putri selaku Social Media Specialist dan Influencer. Workshop yang berjudul “ Memanfaatkan Media Sosial menjadi Ladang Usaha dan Inspirasi” ini memberikan masukan kepada peserta untuk memaksimalkan peluang dalam dunia digital menjadi sesuatu yang menghasilkan.

Pemaparan pembuatan konten yang menarik dan bermanfaat melalui teknik foto dan edit.

“ Jika ingin menjadi content creator yang dikenal, ibu harus konsisten, konsisten, konsisten, kenapa saya menyebutkannya tiga kali? Karena bagian ini akan membuat ibu memiliki karakteristik yang mudah diingat dan dicari brand untuk beriklan atau followers,” ujar Rahne.

Mothers on Mission© dream.co.id

Sesi workshop diakhiri dengan tantangan untuk peserta membuat konten hanya dalam waktu singkat dengan materi yang telah disediakan. Peserta yang mengunggah komposisi yang penuh tetapi tidak berlebihan menjadi pemenang dalam tantangan ini.

Sesi ketiga adalah hypnoteraphy yang dipandu Coach Fahrurojie dari Rumah Motivator. Peserta diajak menulis segala permasalahan hidupya di kertas yang telah disediakan, kemudian peserta disebelahnya membaca ulang dalam hati.

Mothers on Mission© dream.co.id

Tujuannya untuk mengerti bahwa semua orang pasti memiliki masalah dan tips agar orang bahagia adalah tidak mengeluh.

“ Apa yang terjadi pada diri kita adalah apa yang kita pikirkan, bu. Jika ibu berpikir, saya tidak bahagia karena hal A, B, C, maka ibu tidak akan merasa bahagia. Lain hal jika ibu mensyukuri apa yang ibu terima dan merasa bahagia, ibu akan tersuggest untuk terus bahagia,” ucap Coach Fahrurojie.

Akhir dari sesi hypnocoaching, peserta diajak untuk memejamkan mata, relax, dan memikirkan hal-hal yang menyenangkan hati, dengan tujuan sepulang dari acara Mothers on Mission, kebahagiaan itu akan tertanam dan mendukung segala bentuk kegiatan agar ibu menjadi produktif.

Mothers on Mission© dream.co.id

Ada lebih dari lima partner ikut andil dalam event ini. Mereka yang memiliki persamaan tujuan, yaitu menggali potensi ibu dan turut mendukung ibu agar menjadi pribadi yang bahagia dalam menyelesaikan segala tugas mulia.

Mereka adalah Circle of Young Mom, Sisterfillah, Wajah Bunda Indonesia, Mommy 101, Hijabographic, Blogger Perempuan, Smartmama, Womantalk, dan Hijup.

Sebagai perusahaan yang memberdayakan ibu untuk berkarya dari rumah, Mothers on Mission berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan manfaat bagi banyak ibu.

(Sah)

 

Beri Komentar