Bukan Sekadar Roti, Baguette Merupakan Simbol Kebanggaan Prancis

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 15 Juli 2021 11:35
Bukan Sekadar Roti, Baguette Merupakan Simbol Kebanggaan Prancis
Tak heran kalau warga Prancis sangat bangga dengan roti ini.

Dream - Menyantap hidangan ala Eropa, khususnya Prancis, pasti ada roti baguette. Berupa roti panjang yang bisa disajikan dengan dipotong atau ditaruh begitu saja dalam keranjang.

Cara memakannya dengan mencelupkan ke dalam sup atau saus kental. Roti ini juga kadang hanya diolesi saja dengan keju kemudian disantap. Tahukah Sahabat Dream, Baguette rupanya memiliki status khusus di Prancis.

Bagi banyak orang di Prancis baguette bukan sekadar makanan pokok tapi merupakan simbol hidangan kebanggaan. Roti ini memang memiliki cerita yang panjang. Sekitar 1800-an, petani Prancis makan roti yang terbuat dari gandum atau gandum hitam atau soba.

Pembuat roti sering menambahkan segala macam bahan agar tepung lebih padat dan bikin kenyang. Bahan pembuat roti ini juga jadi salah satu pemicu munculnya kerusuhan 14 Juli 1789 dan memantik Revolusi Prancis, karena dimulai dari perebutan biji-bijian.

 

 

1 dari 4 halaman

Petani di Paris saat itu menduga bahwa telah terjadi penimbunan gandum untuk mengantisipasi harga yang lebih tinggi, dan turun ke jalan sebagai protes. Pada tahap awal Revolusi, kenaikan harga roti menjadi perhatian utama. Kerusuhan roti ini membantu membuat revolusi semakin radikal.

Catatan sejarah dari mana baguette berasal bervariasi. Secara luas diyakini bahwa itu pertama kali muncul setelah Revolusi Prancis, ketika kekurangan roti adalah masalah inti yang menyebabkan orang melakukan pemberontakan dengan kekerasan di jalan-jalan Paris.

 

2 dari 4 halaman

Sebagai respons, sebuah undang-undang ditetapkan bahwa baik orang kaya maupun miskin akan memiliki akses ke satu jenis roti gandum yaitu The Bread of Equality. Satu kisah menyatakan bahwa Napoleon Bonaparte meminta roti dibuat tak lagi berbentuk persegi tapi lebih panjang dan ramping.

Baguette

Hal ini agar sehingga tentara dapat lebih mudah membawa roti mereka ke medan perang. Baguette pertama kali diberi namanya pada 1920, dan secara luas diterjemahkan menjadi 'tongkat' atau 'tongkat'.

Jadi, hidangan pokok masyarakat Prancis ini juga merupakan simbol Revolusi yang masih bertahan hingga kini.

Sumber: GoodLifeFrance

3 dari 4 halaman

Roti Selai Seharga Jutaan Rupiah, Isinya Bikin Penasaran

Dream - Roti dengan selai merupakan santapan yang sangat praktis. Bisa jadi menu sarapan atau mengisi perut saat tak sempat makan besar. Harganya juga sangat terjangkau atau malah bisa membuatnya sendiri di rumah.

Mungkin Sahabat Dream akan kaget kalau tahu ada yang menjual roti selai seharga US $350 atau Rp5,1 juta. Sebuah tempat makan di Chicago, Amerika Serikat, menjual roti selai isi yang mereka klaim termahal di dunia.

Roti Selai Seharga Jutaan Rupiah, Isinya Bikin Penasaran

Mengapa harga roti selai bisa semahal itu? Isinya ternyata sangat spesial. Selai kacangnya terbuat dari kacang alami berkualitas tinggi yang diimpor dari Prancis. Untuk rotinya, memiliki serpihan daun emas di dalamnya.

 

4 dari 4 halaman

Selai tambahannya ternyata buatan Maison Dutriez berisi kismis kualitas tinggi yang diaduk menggunakan menggunakan bulu angsa. Setelah roti diisi selai kacang dan selai lainnya, lalu disiram dengan madu Manuka asal New Zealand yang terkenal kekhasiatannya.

Roti selai

Untuk bisa menyantap roti ini ternyata harus memesan lebih dulu. Rupanya, roti selai super mahal ini dijual untuk membantu program Chicago HOPES for Kids, yang membantu anak tunawisma untuk mendapat penghidupan yang layak.

Sumber: Food Insider

Beri Komentar