2 Cara Bikin Idul Adha Kamu Jadi Lebih Berkesan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 11 Agustus 2019 17:28
2 Cara Bikin Idul Adha Kamu Jadi Lebih Berkesan
Apa itu?

Dream – Hari ini, umat Islam di seluruh dunia tengah merayakan Idul Adha. Sebagian besar orang mengisinya dengan menyembelih hewan kurban

Tetapi, Idul Adha kamu bisa jadi lebih berkesan lho, Sahabat Dream. Ada tips yang mungkin bisa kamu terapkan. 

Dzulhijjah identik dengan kurban dan haji. Jika ingin menunaikan kedua ibadah tersebut atau salah satunya, kamu perlu mempersiapkan mulai dari sekarang.

Langkah yang tepat yaitu dengan menabung. Tetapi, tantangannya yaitu harga hewan kurban yang terus naik dari tahun ke tahun.

Apalagi melaksanakan ibadah haji. Biaya juga terus naik lho.

Selain menabung secara konvensional, kini ada tabungan khusus rencana haji dan kurban. Kedua tabungan ini menggunakan prinsip-prinsip dan akad syariah yang bisa kamu akses baik di Bank Umum Syariah (BUS) atau bank konvensional yang memiliki Unit Usaha Syariah (UUS).

Berikut ini rinciannya, dikutip dari Sikapi Uangmu Otoritas Jasa Keuangan.

1 dari 4 halaman

Tabungan Kurban

Berkurban merupakan sunah muakkad atau amalan sunah yang sangat dianjurkan. Penekanan hukum sunah di ibadah ini yaitu kepada mereka yang mampu.

Selain menjadi ladang pahala, berkurban juga dapat meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

Momen berkurban merupakan kesempatan untuk berbagi dengan sesama. Apalagi jika di sekitarmu ada tetangga-tetangga yang jarang sekali makan daging karena perekonomiannya kurang.

Mengikuti perkembangan zaman yang serba cepat dan instan, kamu bisa mempersiapkan dana untuk membeli hewan kurban sejak jauh hari.

Di tabungan kurban, kamu bisa menentukan dulu jenis hewan apa yang nantinya akan dikurbankan. Bisa kambing, sapi, kerbau, atau unta.

Sebagai pertimbangan, harga kambing saat ini dengan berat sekitar 25 kg kurang lebih Rp2,3 juta. Sedangkan sapi dengan berat sekitar 220kg, harganya kurang lebih Rp12 juta.

Setelah memilih hewan yang akan dikurbankan kemudian pilih jangka waktu menabung. Semakin lama dan semakin besar setoran awalnya maka setoran bulanannya bisa semakin ringan.

2 dari 4 halaman

Siapkan Ini untuk Tabungan Kurban

Untuk memiliki tabungan kurban, kamu hanya perlu menyiapkan identitas diri (KTP/SIM/Paspor dan NPWP), mengisi formulir pendaftaran, dan dana setoran awal. Harga hewan kurban mungkin cukup mahal tapi tenang saja karena setoran awal tabungan kurban sangat ringan.

Tiap bank memiliki setoran awal yang beragam mulai dari Rp50 ribu hingga Rp500 ribu dan setoran bulanannya mulai dari Rp100 ribu. Tabungan kurban juga memiliki fitur auto debit sehingga tak perlu takut lupa.

Kalau sampai gagal debit pada hari yang telah disepakati, saldo akan didebit pada hari berikutnya. Tapi kalau sampai tiga kali gagal debit, rekening tabungan kurban akan ditutup dan dana akan dikembalikan pada pemiliknya.

Jadi, pastikan dana pada rekening induk selalu tersedia agar tujuan kamu tercapai. 

Bank yang punya tabungan kurban biasanya bekerja sama dengan lembaga yang sudah berpengalaman dalam proses berkurban dan penyalurannya.

Dana yang sudah terkumpul pada tabungan kurban bisa kamu ambil untuk membeli sendiri hewan kurban. Bisa juga dialihkan kepada lembaga pengelola kurban yang bekerja sama dengan bank tempat kamu menabung.

3 dari 4 halaman

Tabungan Rencana Haji

Sebagai umat Islam yang taat, tentu ingin melaksanakan rukun Islam yang kelima yaitu “ menunaikan ibadah haji bila mampu”. Sayangnya, kebanyakan umat Islam baru bisa melaksanakan ibadah haji saat sudah berusia lanjut karena dana baru terkumpul.

Data Kementerian Agama menunjukkan biaya ibadah haji saat ini mulai dari Rp30,88 juta (Embarkasi Aceh), itu yang paling murah Tiap embarkasi mempunyai perbedaan biaya karena adanya perbedaan akomodasi. Selain biayanya yang tidak sedikit, antrean atau daftar tunggunya juga cukup lama.

Kuota haji Indonesia hanya 204 ribu jemaah haji reguler, tapi faktanya pendaftar hampir selalu naik hingga 3 kali lipat yakni mencapai 600 ribu orang. Tidak heran jika rata-rata antrean atau masa tunggu keberangkatan haji secara nasional saat ini adalah 18 tahun.

Kemenag bahkan menghimbau masyarakat untuk merencanakan haji sejak dini agar dapat berhaji selagi muda.

Bagi yang berencana untuk melaksanakan ibadah haji selagi muda, kamu bisa memanfaatkan Tabungan Rencana Haji yang ada pada Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH).

Pastikan hanya memilih lembaga-lembaga penyelenggara ibadah haji yang sudah terdaftar di Kementerian Agama Republik Indonesia (https://haji.kemenag.go.id). Jangan sampai niat baik kamu harus berhenti di tengah jalan karena ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

4 dari 4 halaman

Tertarik Buka Rekening Haji?

Tiap bank penyelenggara memiliki ketentuan yang berbeda tapi yang pasti semuanya memudahkan kamu agar dapat menunaikan ibadah haji. Semakin cepat kamu memulai tabungan rencana haji, kewajibannya akan semakin ringan,. Maka, perhatikan hal-hal berikut ya sebelum memulai.

  • Menyiapkan kartu identitas (KTP/SIM bagi WNI dan KIMS/ KITAS serta Paspor bagi WNA).
  • Melakukan setoran awal yang sangat ringan mulai dari Rp50 ribu.
  • Bebas biaya bulanan.
  • BPS-BPIH sudah terhubung dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) sehingga memudahkan kamu terdaftar sebagai calon jemaah haji.
  • Tidak dapat dicairkan kecuali untuk biaya ibadah haji.
  • Sangat memudahkan bukan? Nah, setelah dana terkumpul untuk setoran awal BPIH berikut langkah-langkah yang harus dilakukan:
  • Nasabah/ calon jemaah haji membuka tabungan haji di bank.
  • Jika saldo sudah mencukupi atau sekitar Rp25 juta (atau sesuai dengan ketentuan SISKOHAT), calon jemaah haji melakukan pendaftaran haji di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) wilayah setempat sesuai KTP calon jemaah haji dengan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Kemenag.
  • Calon jemaah haji mengisi Formulir Pendaftaran Haji berupa Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) dan menyerahkan kepada petugas Kantor Kementerian Agama untuk didaftarkan ke SISKOHAT dan mendapatkan nomor porsi.
  • Setelah mendapatkan nomor porsi, calon jemaah memasuki masa tunggu keberangkatan haji sesuai dengan regulasi Kementerian Agama.

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya
Jangan Lewatkan
More