Bursa Saham Di Dubai
Dream - Setelah dilanda aksi jual dalam dua hari terakhir, indeks bursa saham Indonesia akhir kembali ke zona hijau. Aksi beli investor mendorong penguatan tersebut.
Sentimen positif dari menguatnya beberapa indeks bursa saham regional juga membuat investor merasa yakin untuk masuk pasar.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Kamis, 11 September 2014, IHSG naik tipis 4,10 poin (0,08%) ke level 5.147,09. Penguatan terus berlanjut di sesi pembukaan setelah IHSG kembali naik 12,53 poin (0,24%) ke level 5.155,52.
Indeks sektor saham yang sebelumnya jatuh ke zona merah, kini kompak melaju di jalur positif. Hingga 15 menit perdagangan saham, indeks sektor barang konsumsi memimpin penguatan sebesar 0,73 persen diikuti properti 0,67 persen dan manufaktur 0,59 persen.
Transaksi pagi ini telah melibatkan setidaknya 4,85 juta saham dengan nilai mencapai Rp 398,95 miliar.
Aksi beli pemodal lokal sayangnya tak diikuti investor asing. Para pemilik dana dari luar negeri masih memilih melakukan aksi jual saham dengan nett sell mencapai Rp 14 miliar.
Hawa penguatan juga berhembus ke saham-saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat ke level 167,87. Hingga 20 menit perdagangan, ISSI sudah menguat 0,96 poin (0,57%) ke level 168,57.
Tercatat 119 emiten syariah berbalik menguat ke zona hijau, meninggalkan 19 lainnya di zona merah. Transaksi perdagangan tercatat Rp 494,74 miliar dengan efek beralihtangan sebanyak 5,93 miliar saham.
Dari jajaran saham-saham bluechips syariah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga bergerak positif. Dibuka di zona positif 689,86, indeks JII kini sudah menguat 3,97 poin (0,57%) ke lebel 692,59.
Sebanyak 25 emiten unggulan syariah telah berada di zona hijau sementara 2 lainnya bergerak melemah.
Advertisement

Raden Saleh, Pelukis Jenius dari Nusantara yang Diakui di Eropa

Aroma yang Cocok Digunakan di Negara Tropis seperti Indonesia


Ini yang Terjadi pada Otak Setelah Berhenti Konsumsi Gula Tambahan Selama Sebulan

Pandangan Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram untuk Ketenangan Jiwa di Masa Modern

Bukan IQ, Ini Jenis Kepintaran yang Lebih Penting dan Menentukan Kesuksesan

Ini yang Terjadi pada Otak Setelah Berhenti Konsumsi Gula Tambahan Selama Sebulan