Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream – Otoritas Makanan dan Obat Arab Saudi berencana mendirikan pusat produk makanan halal terbesar di dunia. Perubahan ini mencerminkan upaya Arab Saudi untuk melayani umat Muslim di seluruh dunia.
Dilansir dari Salaam Gateway, Kamis 26 Juli 2018, Direktur Eksekutif Otoritas Makanan dan Obat Saudi, Hisham Al Jadhaee, mengatakan inisiatif ini bertujuan untuk mendirikan pusat makanan lengkap yang sejalan dengan Visi Kerajaan 2030
“Ini akan menggarisbawahi peran kerajaan di Arab dan dunia Islam serta posisi strategisnya yang menghubungkan tiga benua,” kata dia kepada harian Al-Hayat.
Hisham mengatakan pusat makanan halal berkualitas di dunia sangat diperlukan. Dia juga optimistis produk-produk makanan halal akan diterima oleh orang-orang di seluruh dunia.
Proyek ini akan menjadikan Arab Saudi sebagai “pemimpin” untuk makanan halal.
Pusat makanan halal juga akan menyediakan beragam jasa, termasuk penerbitan sertifikat halal bagi produk makanan dan institusi. Dia berkata pusat produk makanan halal akan melakukan penelitian dan kajian kerja sama dengan universitas dan pusat penelitian.
Dia mengatakan ada tiga strategi yang diterapkan oleh pusat makanan halal. Pertama, produk impor dari pusat harus mengikuti kondisi halal serta mengembangkan standar dan spesifikasi kualitas. Kedua, pusat ini akan menjadi perwakilan untuk industri makanan halal dunia, memberikan layanan logistik halal, dan menjalin kontak dengan agen-agen di seluruh dunia, termasuk di negara non-Muslim.
Terakhir, pusat makanan halal akan memberikan sumbangsih untuk perekonomian dan mempekerjakan SDM Saudi yang berkualitas.
Hisham mengatakan semua produk yang dipasarkan di seluruh dunia, akan memiliki merek dagang dari pusat. “Kami ingin menjadikan pusat makanan halal sebagai perintis di dunia,” kata dia.
HPusat tersebut akan mengizinkan lembaga dan produk makanan halal, termasuk hotel dan restoran menggunakan logonya. Pusat tersebut juga akan melatih perusahaan atau instansi yang ingin mengubah bisnisnya menjadi bisnis halal.
“Kami juga akan membangun laboratorium rujukan untuk produk makanan halal,” kata dia.
(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia