Asing Melantai, Indeks Syariah Mantap di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 26 Mei 2015 16:26
Asing Melantai, Indeks Syariah Mantap di Zona Hijau
Pemodal asing akhirnya kembali melantai di pasar saham Indonesia.

Dream - Dipicu aksi beli pemodal asing, bursa saham Indonesia berbalik menguat. Meski pemodal masih berhati-hati menghadapi kemungkinan sinyal negatif dari bursa global.

Tiga indeks sektoral menjadi motor penggerak indeks saham lokal. Dipimpin emiten sektor consumer, disusul infrastruktur, dan pertanian.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 26 Mei 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 1,390 poin (0,82%) ke level 170,954. ISSI mantap melaju di zona positif sepanjang perdagangan hari ini.

Penguatan ISSI dipicu naiknya harga saham dari 100 emiten syariah. Namun ISSI sedikit tertahan aksi jual saham dari 89 emiten syariah.

Sepanjang perdagangan saham hari kedua pekan terakhir Mei ini ISSI bergerak nyaman di zona hijau. ISSI sempat menyentuh level tertinggi di 171,922. Posisinya terendahnya dicetak di 169,764.

Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,05 triliun dengan 31,37 miliar saham beralihtangan.

Lebih dari separuh saham bluechips syariah juga menutup perdagangan di zona hijau. Alhasil, indeks Jakarta Islamic Index (JII) sukses menutup sesi perdagangan di wilayah positif.

Indeks JII ditutup menguat 8,037 poin (1,13%) ke level 719,302. JII sempat menyentuh level tertinggi di 724,293 dan terendah 712,015.

Aksi beli pelaku pasar pada 5,9 miliar saham berhasil mengangkat 18 emiten bluechips syariah ke zona hijau. Sebaliknya, 8 emiten keping biru lainnya tertahan aksi jual dan 4 lainnya stagnan.

Saham UNVR memimpin daftar emiten pencetak kenaikan harga saham tertinggi usai menguat Rp 1.325 (2,98%). Top gainer lainnya dihuni AALI yang naik Rp 700, PGAS Rp 175, PTBA Rp 175, dan ICBP Rp 150 per saham.

Gerak nyaman indeks saham syariah akhirnya berhasil diikuti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dibuka melemah, IHSG ditutup menguat 32,539 poin (0,62%) ke level 5.320,901.

Lantai bursa kali ini relatif sepi dari transaksi dengan hanya mencetak nilai Rp 4,72 triliun. Pemodal asing yang dua hari terakhir melakukan aksi jual kini mencetak nett buy Rp 132,53 miliar.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah masih berada dalam tekanan. Rupiah sore ini bertahan di level 13.202 per dolar AS, atau melemah 15 poin (0,11%).

Beri Komentar