Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Penyandang Disabilitas. (Foto: Shutterstock)
Dream – Ada saja yang dilakukan orang-orang untuk mendapatkan uang. Bahkan, ada yang sengaja menggunakan cara “ kotor” untuk menghasilkan uang. Salah satunya dengan berpura-pura menjadi penyandang disabilitas.
Dikutip dari Metro.co.uk, Minggu 4 Februari 2018, pria bernama Brian Matthews, berpura-pura menjadi seorang difabel agar mendapatkan tunjangan bagi penyandang disabilitas. Aksi ini sudah dilakukan cukup lama, yaitu 15 tahun.
Pria berusia 51 tahun berbohong tak bisa menggunakan kedua tangan dan kakinya demi mendapatkan uang sebesar 250 ribu poundsterling atau sekitar Rp4,78 miliar untuk uang tunai dan tunjangan lainnya sebesar 250 ribu poundsterling.
Penipuan ini terungkap ketika Matthews kedapatan berjalan-jalan dengan sang istri yang menggunakan kursi roda. Dia terlihat berdiri sambil mendorong kursi roda.
Kabar ini sampai ke telinga aparat. Pria berusia separuh abad ini dicekal dengan tuduhan penipuan. Di pengadilan, Matthews mengakui tuduhan-tuduhan pernyataan palsu dan kecurangan.
Pria ini terancam hukuman kurungan penjara, apalagi ditambah dengan bukti bahwa dia bukan penyandang disabilitas. “ Kemungkinan besar mendapatkan hukuman penjara yang sangat lama,” kata hakim Truro Crown Court, Robert Linford, di Inggris.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi