Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Seseorang Menolak Tawaran Rokok Dari Orang Lain.
Dream – Belum lama ini, Singapura menaikkan cukai tembakau 10 persen. Tujuannya untuk mengurangi kebiasaan merokok pada masyarakat.
Alhasil, harga rokok di Singapura masuk ke daftar harga rokok termahal di dunia.
Dilansir dari Mynewshub, Rabu 21 Februari 2018, Menteri Keuangan Singapura, Heng Swee Keat, mengumumkan kenaikan cukai tembakau mulai diterapkan pada 19 Februari 2018.
Menurut situs pemerintah Singapura, cukai cerutu naik dari 388 dolar Singapura (Rp4 juta) setiap kilogramnya menjadi 427 dolar Singapura (Rp4,41 juta). Cukai pada rokok juga naik 43 sen dolar Singapura (Rp4.441) untuk setiap gram tembakau di rokok.
Kenaikan cukai rokok ini membuat sekotak rokok isi 20 batang, naik menjadi 13 dolar Singapura (Rp134.277).
Semisal harga sekotak rokok di Indonesia sebesar Rp20 ribu, harga rokok di Singapura bisa mencapai 6 kali harga di Indonesia.
Akan tetapi, harga rokok di Singapura bukanlah harga rokok termahal di dunia.
Rekor harga rokok termahal di dunia masih “ dipegang” oleh Inggris dan Amerika Serikat.
Harga sekotak rokok isi 20 batang di Inggris sebesar 10,3 poundsterling (Rp196.249) dan di Amerika Serikat US$13,67 (Rp186.226).
(Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
