Petugas Pertamina Memasang BBM Baru Pertalite (Antarafoto.com)
Dream - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis pertamax dan pertalite kembali turun. Harga baru ini mulai berlaku terhitung hari ini (Selasa, 1 Maret 2016).
Mengutip akun twitter resmi Pertamax Pertamina, @PertamaxIND, Selasa, 1 Maret 2016, harga BBM non subsidi jenis Pertamax untuk wilayah DKI Jakarta turun menjadi Rp 7.950 per liter.
Dibandingkan harga sebelumnya, BBM dengan kandungan RON 92 ini turun Rp 200 per liter.
Dengan penurunan yang sama, Pertamina juga menurunkan harga jual Pertamax Plus menjadi Rp 9.050 per liter dan Pertamina Dex Rp 9.000 per liter.
Berbeda dengan harga Pertamax yang turun Rp 200, Pertamina hanya menurunkan harga jual Pertalite sebesar Rp 100 per liter. Terhitung hari ini, harga jual Pertalite untuk wilayah Jakarta dipatok sebesar Rp 7.600 per liter.
Sementara untuk Premium dan Solar, pertamina masih menetapkan harga jual yang sama. Kedua jenis BBM ini termasuk golongan bersubsidi yang pengaturan harganya diatur oleh pemerintah.
Berikut daftar lengkap harga BBM Non subsidi Pertamina yang mulai berlaku 1 Maret 2016:
1. Pertamax Rp 7.950 per liter
2. Pertamax Plus Rp 9.050 per liter
3. Pertamax Dex Rp 9.000 per liter
4. Pertalite Rp 7.600 per liter
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global