Indeks Syariah Kompak Menguat Di Awal Pekan.
Dream - Indeks syariah ditutup positif di penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 5 Desember 2016. Penguatan terjadi di tengah kekhawatiran investor terhadap kondisi global dan regional.
Kecemasan itu terlihat dari laju dua indeks acuan syariah yang sempat bergerak melemah setelah dibuka menguat di sesi pembukaan.
Pada papan perdagangan BEI, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup di level 174,08, atau naik 0,748 poin atau 0,43 persen. Penguatan juga terjadi pada indeks saham bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang naik 5,012 poin (0,71%) ke level 708,416.
ISSI mengawali pembukaan awal pekan di zona positif meski sempat bergerak melemah ke level terendah di 173,055. Adanya aksi beli di sesi kedua membuat ISSI kembali melaju positif meski tekanan jual kembali muncul jelang sesi penutupan.
Hingga sesi paska penutupan perdagangan, sebanyak 50,15 miliar lembar saham telah diperdagangkan. Total trasaksinya pun mencapai angka Rp3,33 triliun. Kinerja positif dicetak 107 saham syariah sementara 89 saham syariah lain masih menghadapi tekanan jual.
Emiten sektor pertambangan tetap menjadi motor utama penggerak perdagangan hari ini. Indeksnya melesat 2,29 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur 0,95 persen, dan sektor konsumer 0,75 poin.
Sebaliknya, indeks sektor properti dan keuangan justru mengalami terkoreksi dengan melemah masing-masing 0,10 persen dan 0,16 persen.
Emiten-emiten syariah top gainer yang menjadi favorit investor hari ini adalah emiten PTBA yang harga sahamnya melesat Rp1.175, diikuti dengan UNTR Rp525, INTP Rp375, AALI Rp300, dan ICBP Rp125.
Sebaliknya, emiten-emiten syariah top losser adalah emiten LPPF yang harga sahamnya turun sebesar Rp500, diikuti oleh emiten UNVR Rp175, MIKA Rp30, WSKT Rp30, dan SMGR Rp25.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp13.531 per dolar AS. Kursnya melemah 31 poin atau 0,23 persen.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global