Ilustrasi Berdoa.
Dream - Jabatan pemimpin, baik itu direktur maupun manajer, punya posisi " wah" di kalangan masyarakat. Tak hanya bayarannya yang tinggi, posisi ini juga dianggap keren.
Tapi, setinggi-tingginya gaji seorang pimpinan perusahaan dan sekeren-kerennya jabatan manajer atau direktur, posisi ini memikul beban yang tidak kecil. Seorang pimpinan seyogianya harus bersikap bijaksana dalam mengemban tugasnya. Baik dalam mengatur anak buah hingga mengambil keputusan.
Nah, terkait keputusan, sikap bijaksana sangatlah diperlukan. Pemimpin pun harus mengambil sikap ini saat memutuskan sesuatu. Salah-salah ambil keputusan malah bisa membuat kesalahan yang fatal.
Lalu, bagaimana caranya menjadi pimpinan yang bijaksana? Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memohon kepada Allah SWT. Kepada-Nya, kita bisa memohon agar bisa lebih arif saat memimpin perusahaan.
Berikut ini adalah doa agar bisa menjadi pemimpin yang arif, yang tertulis dalam Kitab Doa Mustajab Terlengkap yang bisa diamalkan.

" Allahummaftah lanaa futuuhal 'arifin waftah lanaa futuuhal anbiyaa-ikal mursaliin. Wanshur 'alainaa rahmataka, wadzakkirnaa fiimaa nasiinaa, innaka 'alaa kulli syai-in qadiir."
(Ya Allah, bukakan pintu kearifan penalaran. Bukakan pintu kearifan sebagaimana para rasul-Mu yang Kau utus. Tolonglah kami dengna rahmat-Mu. Dan ingatkanlah atas apa-apa yang kami lupa. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu).
(Ism)
Advertisement
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres

Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri