Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
Dream - Setiap tahunnya persaingan karier semakin berat. Pasalnya, lapangan kerja tidak berkembang banyak dan berbanding terbalik dengan jumlah fresh graduate atau lulusan baru yang membludak.
Harapan dan peluang untuk mendapatkan pekerjaan tidak lagi semudah dulu karena lulusab baru harus bersaing dengan ratusan ribu kandidat lainnya.
Seperti dikutip dari Gulf News¸Minggu, 12 Juli 2015, berikut adalah tiga hal utama yang membuat calon karyawan mudah patah semangat ketika akan mengawali karier di sebuah perusahaan.
Persaingan dengan yang sudah pengalaman
Dalam beberapa tahun terakhir banyak perusahaan yang melakukan perampingan yang berujung pada membanjirnya pengangguran. Para pengangguran yang punya pengalaman kerja ini bergabung dengan mereka yang baru lulus untuk berburu pekerjaan. Kondisi ini membuat para lulusan baru kehilangan kepercayaan diri karena takut kalah bersaing.
Namun mereka seharusnya tidak usah takut kalah bersaing. Bisa jadi para mantan karyawan yang jadi pengangguran itu tidak merasa cocok dengan pekerjaan yang diperebutkan. Alasan lainnya, mereka mungkin juga tidak merasa cocok dengan gaji yang jumlahnya lebih kecil dari sebelumnya.
Dalam banyak kasus, perusahaan membutuhkan orang-orang baru yang lebih terbuka terhadap ide-ide baru dan dapat beradaptasi dengan persyaratan tertentu. Bisa jadi hal-hal tersebut ada pada para lulusan baru.
Gajinya rendah
Anda sangat ingin mendapat gaji pertama tetapi jika gaji yang diterima kurang dari yang diharapkan, apakah Anda melepas pekerjaan itu? Jawabannya terletak pada menjadi serealistis mungkin.
Bandingkan gaji yang ditawarkan untuk posisi entry-level atau pemula dengan perusahaan lainnya. Perlu diingat bahwa dengan beberapa tahun pengalaman dapat membuat perbedaan besar dalam karier. Jadi, untuk sementara Anda harus bersedia untuk memulai dengan gaji rendah dan membangun karier dari bawah.
Jangan khawatir Anda akan bekerja keras dengan gaji rendah. Dalam banyak kasus, pekerjaan di tingkat pemula tidak akan memengaruhi kompensasi masa depan Anda.
Satu-satunya faktor yang perlu diingat adalah Anda masih belum punya pengalaman. Bersabarlah dan bersikap rendah hati saat memulai karier, terutama jika Anda bekerja pada perusahaan yang dikenal suka menyelenggarakan pelatihan sebelum merekrut karyawan.
Harus kerja keras
Pekerjaan tingkat pemula adalah tipe pekerjaan yang menuntut kerja keras, dan kurang memuaskan bagi lulusan yang ambisius. Anda mungkin menjadi orang yang melakukan tugas-tugas yang tidak diinginkan oleh staf yang lebih berpengalaman. Anda mungkin kesal karena dapat tugas yang banyak dan diperintah sana-sini. Namun itu adalah jalan yang harus Anda lalui agar pengalaman kerja Anda berkembang.
Jadi tidak ada salahnya untuk mengetahui bagaimana tugas-tugas berat dilakukan, untuk mengamati bagaimana orang lain mengerjakan proyek-proyek besar. Anda ada di entry-level untuk belajar dan berkembang. Dengan demikian, Anda punya keyakinan diri agar sukses ketika giliran melakukan proyek-proyek besar di kemudian hari.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan