RS Darurat Covid-19 Daerah Bakal Dibangun

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 24 Maret 2020 15:43
RS Darurat Covid-19 Daerah Bakal Dibangun
Kementerian BUMN ingin menggandeng Kementerian Agama untuk memanfaatkan asrama haji.

Dream - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menduplikasi inovasi Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di daerah-daerah. Upaya ini untuk berjaga-jaga menghadapi lonjakan penambahan pasien positif Covid-19.

" Kami juga kemarin mulai diperintahkan oleh (Menteri BUMN) Pak Erick Thohir supaya mencari di beberapa provinsi. Jadi ini diduplikasi apa yang dikerjakan di Jakarta akan kita duplikasi di beberapa daerah," kata Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Arya Sinulingga, Selasa, 24 Maret 2020.

Beberapa lokasi yang menurut Arya dipersiapkan antara lain Semarang, Bandung dan Surabaya. Kementerian BUMN guna mencari tempat-tempat yang dapat menampung banyak orang.

Kemungkinan besar, kata Arya, mereka juga akan bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk menggunakan Asrama Haji di daerah untuk dijadikan sebagai rumah sakit darurat khusus untuk pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan medis.

" Kalau ini dimungkinkan maka kita akan mengejar supaya nanti lokasi-lokasi tersebut bisa menjadi rumah sakit darurat untuk corona di beberapa provinsi," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian BUMN telah menyiapkan Wisma Atlet menjadi rumah sakit darurat untuk menampung pasien dengan gejala Covid-19.

Selain itu, Kementerian BUMN juga sedang mempersiapkan fase kedua penambahan kapasitas Wisma Atlet dan mempersiapkan sekitar 3.000 kamar untuk menampung para pasien Covid-19.

1 dari 4 halaman

Wisma Atlet Kemayoran Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Dream - Presiden Joko Widodo menyatakan sejumlah fasilitas tambahan sedang dipersiapkan untuk menangani pasien positif terjangkit virus corona baru. Salah satunya, Wisma Atlet Kemayoran yang sebentar lagi siap.

" Wisma Atlet Kemayoran siap dijadikan rumah sakit darurat Covid-19 dan juga sebagai rumah isolasi pada Sabtu malam, 21 Maret 2020," ujar Jokowi, Jumat 20 Maret 2020.

Selain Wisma Atlet, Pemerintah juga menyiapkan Pulau Sebaku dan Pulau Galang sebagai rumah karantina dan observasi. Khusus untuk Pulau Galang, saat ini fasilitas hampir siap.

" Pulau Galang akan selesai dibangun pada Sabtu, 28 Maret 2020," kata Jokowi.

Jokowi juga akan meningkatkan kapasitas rumah sakit rujukan baik dari ruang, peralatan, obat dan SDM. Menurut dia, rumah sakit yang ditetapkan sebagai rujukan baik milik Pemerintah, TNI, Polri dan BUMN difungsikan sebagai Rumah Sakit Covid-19.

" Rumah sakit swasta juga akan diajak serta untuk berpartisipasi dan ditingkatkan kemampuannya," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi menyatakan seluruh kekuatan pemerintah, bangsa dan negara digerakkan untuk mengatasi Covid-19. " Baik masalah kesehatan maupun masalah sosial ekonomi yang mengikutinya," ucap dia.

2 dari 4 halaman

200 Kit Pemeriksaan Cepat Virus Corona Siap Dikirim ke Daerah

Dream - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan telah menerima kit untuk pemeriksaan cepat virus corona. Kit tersebut akan segera dikirimkan ke daerah.

" Pada hari ini kita sudah menerima 200 kit pemeriksaan cepat, hari ini juga sudah kita accept, tinggal dikirim," kata Yurianto di Jakarta, Jumat 20 Maret 2020.

Yuri berharap kit tersebut dapat segera diterima Dinas Kesehatan Provinsi sehingga bisa digunakan secepatnya untuk menguji pasien yang merupakan end user.

" Kemudian ada sekitar 100 ribu (kit) akan masuk besoknya lagi," kata dia.

Selain itu, pemerintah juga telah menerima 10 ribu lebih Alat Perlindungan Diri (APD) yang dipersiapkan untuk tim medis. Sementara jumlah masker lebih dari 150 ribu dan juga sarung tangan yang tak disebutkan angkanya.

Terkait data kasus, ada penambahan pasien positif terjangkit sejak 19 Maret 2020 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2020 pukul 12.00 WIB sebanyak 60 kasus. Sehingga total kasus terinfeksi di Indonesia mencapai 369 kasus,

" Ada penambahan satu kasus sembuh sehingga total menjadi 17 kasus. Ada penambahan meninggal 7 kasus sehingga yang meninggal jadi 32 kasus," terang dia.

3 dari 4 halaman

Update Covid-19 Indonesia: Pasien Positif Jadi 369 Kasus, 32 Orang Meninggal

Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan wabah Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan terjadinya penambahan data pasien yang positif virus corona. Data kasus corona di Indonesia dari 19 Maret 2020 pukul 12.00 WIB sampai hari ini, Jumat, 20 Maret 2020 pukul 12.00 WIB mencatat ada penambahan 60 kasus baru.

" Sehingga jumlah total kasus positif 369," kata Yuri, Jumat, 20 Maret 2020.

Yuri mengatakan, prosedur untuk pasien baru yaitu akan dikirimkan ke rumah sakit tempat pasien menjalani tes. Sebab, informasi ini merupakan hak untuk pasien.

" Sehingga dokter penanggung jawab pasien, bisa langsung memberi tahu ke pasien mengenai pasiennya," kata dia.

Data ini, ujar Yuri, juga dikirim ke Dinas Kesehatan setempat. Gunanya, untuk melihat identitas, alamat, dan informasi dari pasien ini.

" Sehingga dapat digunakan untuk mencari kontak tracing, untuk mengetahuti siapa saja yang pernah kontak dekat dengan pasien," kata dia.

Selain penambahan pasien, Yuri menyebut satu pasien dilaporkan telah sembuh dari paparan virus Covid-19. Dengan demikian total pasien yang telah sembuh dari virus corona di Indonesia berjumlah 17 orang.

Sementara untuk kasus yang meninggal, saat ini tim gugus tugas mencatat ada tujuh kasus baru. Dengan penambahan ini, total korban meninggal dunia berjumlah 32 orang.

" Ini data-data yang kita dapatkan dari keseluruhan data yang kita dapatkan di hari ini," kata Yuri.

Data Covid-19 di Indonesia© Tim Penanganan Covid-19


Meski demikian, data ini agak berbeda dengan data di daerah. Sebab, data yang disajikan Yuri tak mencantumkan penambahan data kematian di Provinsi Banten.

Melalui laman resminya, pasien positif corona yang meninggal di Provinsi Banten telah mencapai tiga orang.

Data pemprov Banten© Istimewa

Data pemprov Banten

4 dari 4 halaman

Update Covid-19 Indonesia: Pasien Positif Menjadi 227 Kasus, 19 Orang Meninggal

Dream -  Juru bicara pemerintah dalam penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan jumlah pasien positif corona di Indonesia hari ini, Kamis, 19 Maret 2020 kembali bertambah. Sebagian besar kasus baru Covid-19 banyak berasal dari DKI Jakarta. 

Data kasus positif Corona Covid-19 itu dihimpun dari pengumpulan informasi sejak 18 Maret 2020 pukul 12.00 WIB hingga 19 Maret 2020 pukul 12.00 WIB. 

" Ini yang kami laporkan, untuk total kasus, 309, yang sudah sembuh ada 15 orang, dan yang meninggal 25 orang," kata Yuri, melalui tayangan BNPB Indonesia, Kamis, 19 Maret 2020.

Yuri mengatakan, penambahan kasus positif covid-19 terjadi di beberapa wilayah, diantaranya, Banten dengan penambahan 10 kasus baru, DI Yogyakarta dengan penambahan 2 kasus, DKI Jakarta dengan 52 kasus.

Kemudian, Jawa Barat dengan penambahan dua kasus baru, Jawa Tengah dengan penambahan 4 kasus,  Jawa Timur dengan 1 kasus baru.

Sementara itu, terdapat 2 di Kepuluauan Riau, 1 orang di Riau, dan 1 orang di Sumatera Utara.

Temuan kasus baru juga terdapat di Kalimantan Timur dengan 1 kasus,  Sulawesi Tenggara dengan 3 kasus baru, dan Sulawesi Selatan dengan 2 kasus baru.

" Dari jumlah itu keseluruhan maka ada kasus yang dua kali diperiksa negatif, ada penderita yang di- follow up, sudah dua kali negatif dan dinyatakan sembuh," ucap dia.

Yuri berharap penambahan ini dapat terus dicegah dengan menerapkan upaya social distancing, atau menjaga jarak antar orang yang kemungkinan tertular.

Selain itu, masyarakat diminta untuk menghindari kegiatan dengan jumlah massa banyak dalam suatu ruangan yang berkapasitas terbatas.

" Untuk mencegah penularan ini, upaya bersih hidup sehat memakai sabun di air mengalir efektif mencegah Covid-19. Kita harus budayakan," kata dia.

Beri Komentar