Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY siap melepas unit (spin off) usaha syariah (UUS). Bank daerah ini tengah mempersiapkan seluruh persyaratan untuk melepas UUS-nya.
"Sekarang lagi persiapan dulu," kata Direktur Utama BPD DIY, Bambang Setiawan, di Jakarta, Kamis 22 September 2016.
Salah satu persiapan yang dilakukan oleh Bambang adalah permodalan. BPD DIY berharap bisa mendapatkan investor strategis yang bisa menyuntikan modal bagi UUS supaya bisa menjadi bank syariah yang berdiri sendiri (full fledged).
"Insya Allah permodalannya itu 51 persen BPD dan 49 persen investor. Kami sebagai induk tidak berat," kata dia.
Saat ini, modal inti yang disuntikkan kepada BPD DIY ke UUS-nya sebesar Rp150 miliar, sementara modal inti minimal UUS untuk bisa melakukan spin off adalah Rp500 miliar. Ada kekurangan modal Rp350 miliar.
"Nanti carinya dengan skema itu," kata dia.
Bambang mengatakan pihaknya mendekati komunitas muslim untuk menjadi investor bank syariah BPD DIY nantinya. "Kami tidak melakukan penawaran umum, tapi penawaran terbatas," kata dia.
Bambang melanjutkan, pihaknya juga mendekati pemerintah daerah di Yogyakarta untuk menjadi investor potensial. "Pemda di DIY ada yang kuat keuangannya," kata dia.
Sekadar informasi, pasal 68 ayat 1 Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah mengatakan aturan spin off UUS ini berlaku kalau aset UUS mencapai 50 persen dari aset induk atau paling lambat 15 tahun sejak diterbitkannya beleid ini, yaitu 2023.
Bambang menyebut akan melepas UUS jika sudah memiliki aset minimal Rp1 triliun. "Sekarang aset UUS masih Rp600 miliar," kata dia.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari