Dream – PT Bank Muamalat Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan membaik. Hal ini terlihat dari pertumbuhuan ekonomi pada kuartal II tahun 2016.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 16 September 2016, indikasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik terlihat dari kebijakan pelonggaran loan to value (LTV) yang telah dirilis oleh Bank Indonesia (BI).
Dalam aturan PBI No 18/16/PBI/2016 tentang LTV, bank sentral menurunkan uang muka rumah pertama dari 20 persen menjadi 15 persen. Aturan sektor properti ini membuat bank syariah ini semakin percaya diri dengan kondisi ekonomi ke depannya.
“ Arah pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah juga sejalan dengan strategi bisnis BMI yang akan fokus pada consumer and retail banking, dengan memperbesar porsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR),” kata Direktur Utama Bank Muamalat, Endy Abdurrahman, di Jakarta.
Endy mengatakan bank syariah ini sudah merilis produk KPR Angsuran Super Ringan bagi masyarakat. Dengan produk ini, Bank Muamalat menyebut masyarakat bisa leluasa mengatur cash flow pembiayaan.
“ Nasabah berkesempatan mendapatkan rumah dengan ukuran lebih besar dan atau lokasi yang lebih strategis,” kata dia.
Selain sektor properti, Bank Muamalat juga konsisten meningkatkan portofolio tabungan haji dan umrah. Bank Muamalat saat ini memang menjadi salah satu lembaga keuangan yang ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH).
Sementara itu untuk meningkatkan layanan yang memudahkan transaksi nasabah sekaligus ibadah Bank Muamalat akan mendorong penggunaan layanan mobile banking Muamalat yang tidak saja dapat digunakan untuk bertransaksi namun dilengkapi fitur khusus, antara lain jadwal sholat, kiblat hingga informasi haji dan umroh.
“ Ini merupakan bagian dari perwujudan strategi Bank Muamalat menuju era digital banking dan wujud transformasi Bank Muamalat menjadi Bank yang modern,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global