Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Muamalat Menyalurkan Hewan Kurban Dalam Bentuk Kornet.
Dream - Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan 5 ribu kaleng kornet olahan sapi dan kambing kurban. Hewan-hewan kurban ini berasal dari ratusan pengurban yang berasal dari internal Bank Muamalat, mitra kerja, dan masyarakat.
Bank Muamalat membidik daerah rawan pangan untuk penyaluran kornet daging kurban.
" Tema yang diangkat adalah Muamalat Berbagi Cahaya Kurban. Sejalan dengan itu, Bank Muamalat memperluas keberkahan kurban yang berbentuk kornet ke daerah yang rawan pangan dan gizi buruk," kata Direktur Utama Bank Muamalat, Endy Abdurrahman, dalam acara " Muamalat Berbagi Cahaya Kurban" dalam acara penyerahan dan pemotongan hewan kurban di Panti Asuhan Muhammadiyah, Jakarta, Selasa 13 September 2016.
Endy mengatakan daerah-daerah yang menjadi tujuan penyalurannya adalah daerah Nusa Tenggara Timur yang meliputi Atambua, Alor, dan Manggarai Timur, Maluku yang meliputi Pulau Seram, Pulau Buru, dan Pulau Sula, serta Sumatera yang meliputi Aceh, Sinabung, dan Mentawai.
Dengan penyerahan kurban dalam bentuk kornet, Bank Muamalat berharap bisa membantu mendorong perbaikan gizi buruk masyarakat, khususnya untuk balita dan anak-anak, terutama di berbagai wilayah terpencil di Indonesia.
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, dalam skala nasional diperkirakan tingkat prevalensi balita gizi buruk dan kurang gizi sebesar 19,6 persen. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,2 persen dibandingkan hasil Riskesdas tahun 2007, yaitu sebesar 18,4 persen.
“ Di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang masih volatile, kami ingin tetap selalu dekat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Direktur Utama Bank Muamalat Endy Abdurrahman.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya