Ustaz Yusuf Mansur (Foto: Kapanlagi.com/Budy Santosa)
Dream - Perusahaan manajer investasi syariah pertama di Indonesia akan segera dibentuk. Perusahaan yang digagas Ustaz Yusuf Mansur, Presiden Direktur PT Veritra Sentosa International (Treni/Paytren), itu sudah melakukan pembicaraan awal dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
" Respons OJK cakep banget. Saya bangga banget dengan mereka (OJK). Kita diajarin," ujar Yusuf Mansur saat menggelar keterangan pers di Pondok Pesantren Daarul Quran, Ketapang, Tangerang, Rabu 21 Juni 2017.
Dengan manajer Investasi Syariah, lanjut Yusuf Mansur, akan mengajarkan konsumen cara investasi syariah yang benar agar tidak jatuh ke investasi yang bodong.
" Insya Allah, kami butuh doa dari Indonesia. Kami ingin Indonesia memiliki Manajer Investasi Syariah pertama. Nantinya akan berkantor di kawasan SCBD (Sudirman)," tambah pendiri Pondok Pesantren Daarul Quran ini.
Rencananya dalam waktu dekat, Yusuf Mansur dan jajarannya akan kembali menemui OJK untuk menindaklanjuti legalisasi Manajer Investasi Syariah. Yusuf Mansur berharap, banyak mimpi yang akan tercapai bila perusahaan ini terbentuk.
" Candaannya kita itu, kita akan beli Real Madrid menjadi Real Masjid," tawa Ustaz Yusuf Mansur.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global