Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Berminat Sekolah Di Sekolah Ikatan Dinas Pemerintah? (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Pemerintah kembali membuka kesempatan kepada lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat untuk mengikuti seleksi siswa pada delapan sekolah kedinasan pemerintah. Total jumlah pelajar yang akan diterima di sekolah kedinasan pemerintah tahun ini sebanyak 8 ribu orang.
“Ada beberapa sekolah ikatan dinas yang jumlah penerimaan siswanya bertambah, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tahun lalu hanya 900 orang, kini bertambah menjadi 1.689 orang,” kata Deputi Bidang Smber Daya Manusia (SDM) Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Setiawan Wangsaatmadja, di Jakarta, dilansir dari setkab.go.id, Kamis 2 Maret 2017.
Setiawan mengatakan delapan sekolah ikatan dinas ini menerima 8.348 orang untuk tahun ini. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menjadi sekolah kedinasan paling banyak menerima siswa baru. Sementara yang paling sedikit berasal dari Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) sebanyak 100 orang.
Pendaftaran dilakukan secara online dan serentak melalui portal www.panselnas.id pada 9-31 Maret 2017.
Berikut ini adalah rincian jumlah pelajar yang diterima di delapan sekolah ikatan dinas beserta instansi pemerintah.
*Kementerian Keuangan (PKN STAN) sebanyak 4.920 orang
*Kementerian Dalam Negeri (IPDN) sebanyak 1.689 orang
*Kementerian Perhubungan (STTD) sebanyak 165 orang
*Kementerian Hukum dan HAM (Poltekip dan Poltekim) sebanyak 500 orang
*Badan Intelijen Negara (STIN) sebanyak 124 orang
*Badan Pusat Statistik ((STIS) sebanyak 600 orang
*Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) sebanyak 250 orang
*Lembaga Sandi Negara (STSN) sebanyak 100 orang.
Bagaimana cara mendaftarnya?
© Dream
Setiawan mengatakan para pelamar yang berminat, bisa menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP elektronik, dan Nomor Induk Keluarga Kartu Keluarga.
“Kalau tidak cocok antara keduanya, otomatis akan ditolak,” ujar dia.
Pelamar pun hanya diperbolehkan mendaftar di satu sekolah ikatan dinas. Kalau ada yang memilih lebih dari satu, yang bersangkutan otomatis akan gugur.
Setelah mendaftar di portal www.panselnas.id, seleksi akan dilakukan bertahap di tingkat kementerian/lembaga masing-masing. Ada yang melakukan seleksi dan sesudah pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan menggunakan computer assisted tes (CAT). Tes SKD dan CAT ini memungut biaya sebesar Rp50 ribu.
“Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata dia.
Setiawan mengatakan ada beberapa sekolah kedinasan yang memungut biaya pedaftaran selain tes SKD, yaitu PKN STAN, STTD, STIS, dan STMKG. Masyarakat pun diminta berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan.
“Tidak ada satu orang atau pihak mana pun yang bisa membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu. Jadi, jangan percaya calo,” kata dia.
Setiawan mengatakan para pelamar yang diterima di sekolah-sekolah tersebut akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah lulus serta mendapat ijazah dari sekolah kedinasan. Mereka akan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari kementerian/lembaga yang bersangkutan dan pemerintah daerah berdasarkan formasi yang ditetapkan Kementerian PANRB.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
